Rafael Struick Sabet Penghargaan Bintang Masa Depan Piala Asia U-23 2024, Kalahkan Ali Jasim
DOHA, iNews.id - Striker Timnas Indonesia U-23 Rafael Struick menyabet penghargaan bintang masa depan Piala Asia U-23 2024. Dia mengalahkan jagoan Irak Ali Jasim.
Kabar tersebut diumumkan langsung lewat akun instagram AFC Asian Cup pada Jumat (19/5/2024).
“Mempersembahkan @rafaelstruick: Penggemar kami memilih NEOM Future Star of the AFCU23,” tulis akun instagram resmi AFC, Jumat (10/5/2024).
Struick dinobatkan sebagai pemenangan setelah mengalahkan lima pesaingnya. Lima pesaingnya itu adalah Mao Hosoya (Jepang U-23), Khusain Norchaev (Uzbekistan U-23), Ali Jasim (Irak U-23), Abdullah Radif (Arab Saudi U-23), dan Ahmed Al Rawi (Qatar U-23).
Melansir dari data yang ada pada laman AFC, Struick mendapatkan voting tertinggi mencapai 57 persen. Pemain ADO Den Haag itu melampaui top skor Piala Asia U-23 2024 Ali Jasim yang votingya berada di angka 43 persen.
PSSI Kutuk Aksi Rasisme ke Guinea: Jangan Nodai Perjuangan Timnas Indonesia U-23
Menariknya, hanya Struick dan Ali Jasim yang bersaing ketat. Sementara pemain yang lainnya sama sekali tidak mendulang voting sama sekali.
5 Fakta Menarik Witan Sulaeman, Pemain Timnas Indonesia yang Malang Melintang di Klub-klub Eropa
Struick masuk dalam nominasi bintang masa depan Piala Asia U-23 tak luput karena performanya yang gemilang bersama Timnas Indonesia U-23 sepanjang ajang tersebut.

Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Olimpiade, Nova Arianto: Jangan Menangis Shin Tae-yong!
Dia mengemas dua gol kala Timnas Indonesia U-23 menghadapi Korea Selatan U-23 di babak perempat final. Bahkan salah satu golnya juga masuk dalam nominasi gol terbaik di Piala Asia U-23 2024. Hanya saja, hasil voting tersebut belum diketahui.
Dalam nominasi tersebut, Struick bersaing dengan tujuh pemain. Mereka adalah Ahmed Al Rawi (Qatar U-23), Witan Sulaeman (Timnas Indonesia U-23), Aiman Yahya (Arab Saudi U-23), Khuat Van Khang (Vietnam U-23), Hassan Khalid (Irak U-23), Alibek Davronov (Uzbekistan U-23), dan Mao Hosoya (Jepang U-23).
Editor: Reynaldi Hermawan