PSSI Terapkan Prokes Ketat untuk Liga 2, Menko Airlangga: Demi Piala Dunia U-20 2023
JAKARTA, iNews.id - Kompetisi sepak bola Liga 2 mulai bergulir pada 26 September 2021 lalu. Sama seperti Liga 1, PSSI menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat untuk kasta kedua Liga Indonesia itu.
Liga 2 sudah resmi digulirkan oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/9/2021). Laga dibuka dengan laga Persis Solo melawan Putra Sunan Giri (PSG) Pati.
Persis yang bertindak sebagai tuan rumah menang 2-0 pada laga tersebut. Gol dicetak oleh Alberto Goncalves (18') dan Eky Taufik (21').
Laga Liga 2 tidak akan terlaksana tanpa protokol kesehatan yang ketat. Prokes dilakukan agar seluruh pemain, pelatih, ofisial, wasit dan semua insan yang terlibat alam pertandingan terhindar dari ancaman pandemi Covid-19.
PSCS Cilacap Bungkam PSIM Yogyakarta 1-0 di Laga Kedua Grup C Liga 2
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto, Selasa (28/9/2021), penerapan prokes ketat memang wajib diterapkan kompetisi Liga 2. Airlangga juga memandang Indonesia memang perlu memperlihatkan bahwa sepak bola di tanah air tetap terlaksana meski masih belum lepas dari pandemi. Kesibukan berkompetisi menurutnya wajib dilakukan mengingat Indonesia pada 2023 akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Persis Solo Kalahkan Klub Milik Atta Halilintar PSG Pati 2-0 di Laga Pembuka Liga 2
"Ajang sepak bola adalah untuk prestasi, apalagi kita akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di 2023 nanti. Kompetisi yang dijalankan itu penting untuk mengasah prestasi. Walaupun dari segi pemulihan ekonomi masih belum terlibat, karena seluruhnya diselenggarakan tanpa penonton," ungkap Airlangga lewat siaran pers yang diterima Selasa (28/9/2021).
Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa prokes yang dilaksanakan PSSI ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan kompetisi cabang olahraga yang lain. Dengan pertandingan yang ditayangkan di televisi maupun secara livestreaming dapat menjadi hiburan bagi masyarakat yang berada di rumah dalam masa pandemi ini.
Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan pihaknya akan menjalankan arahan dari Menko Airlangga untuk selalu menjalankan prokes sebaik-baiknya dalam penyelenggaraan event olahraga di Indonesia. Apalagi Liga 2 sudah diizinkan bergulir di luar Pulau Jawa.
“Dalam kompetisi pra-musim, Piala Menpora, Liga 1 dan 2, komitmen kami menjaga Prokes, karena kita harus punya tanggung jawab yang sama dalam menyukseskan upaya Pemerintah menangani Covid-19. Kemenpora juga selalu dimintai rekomendasi oleh Polri sebelum mereka mengeluarkan izin penyelenggaraan event olahraga,” ungkap Zainudin.
Masih sama seperti regulasi Liga 1, mereka yang terlibat di Liga 2 wajib divaksin dua kali. Juga tak lupa nama masing-masing insan sepak bola yang terlibat mesti tercantum dalam aplikasi PeduliLIndungi.
Keseriusan PSSI menggelar kompetisi terlihat dalam menerjukan Satgas Covid-19 yang berisikan ahli di bidang kedokteran dan penanganan Covid-19. Nantinya, mereka ditugaskan memberi keamanan dalam kesehatan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya