PSS Sleman Rekrut 8 Pemain Baru, Dirut Klub: Hadiah untuk Para Fans
SLEMAN, iNews.id – Jelang bergulirnya Piala Menpora 2021, PSS Sleman bikin heboh karena belanja pemain dengan jor-joran.
Tak tanggung-tanggung, tim berjuluk Super Elang Jawa itu memboyong delapan pemain baru, yakni Irfan Jaya, Adi Satryo, Miswar Saputra, Wawan Febrianto, Kim Jeffrey Kurniawan, Muhammad Dwi Rafi Angga, Fandry Imbiri dan Fabiano Beltrame.
Marco Gracia Paulo, direktur utama PT Putra Sleman Sembada yang membawahi klub tersebut mengatakan perekrutan ini memang sesuai yang ditargetkan.
“Puji Tuhan, Alhamdulilillah kita sudah rampungkan 90% skuat PSS untuk musim 2021. Kita cukup berhasil mendapat pemain yang ditargetkan,” ujar Marco, dikutip situs resmi klub, Selasa (2/3/2021).
Sriwijaya FC Kecewa Dicoret dari Piala Menpora
Sang bos menyebut, perekrutan jor-joran ini merupakan hadiah yang disiapkan untuk Sleman Fans. Ini juga menjadi bukti kalau klub yang berdiri pada 1976 itu mampu berkembang lebih dari yang masyarakat nilai.
“Ada dimensi baru yang belum pernah disentuh, dieksplorasi dan manajemen PT PSS saat ini berani melakukannya. Membuat apa yang ada sekarang ini memang baru. Jadinya terkesan tidak biasa. Mungkin kemarin kita biasa-biasa saja. Kita mau tunjukkan PSS bisa dan memang luar biasa,” ucap Marco.
Pemkot Bandung Sebut GBLA Layak Digunakan Piala Menpora 2021
Meski begitu, dia berharap manajemen dan suporter tidak larut dalam euforia. Sebab, ada pekerjaan rumah yang besar dengan perekrutan besar-besaran ini, yakni bagaimana kondisi ini bisa dibuktikan dengan performa bagus di lapangan.
Piala Menpora Segera Bergulir, Dilarang Nobar di Luar Rumah
“Ada pekerjaan rumah yang lebih besar lagi di depan, masih banyak tantangan, bagaimana meramu mereka, bermain sebagai sebuah unit yang solid. Ini jadi pekerjaan lagi di tim kepelatihan,” katanya.
Marco juga menegaskan, perekrutan besar ini merupakan usaha yang dilakukan manajemen untuk memuluskan target klub.
Gagal Ikut Piala Menpora, Ini Kata Manajemen PSMS Medan
“PSS tidak berubah, PSS tetap PSS. Kita mau membangun tim yang solid dan kuat, tapi juga setia pada tujuan jangka menengah kita yakni membangun pilar dari tim menuju 2023 sesuai target kita,” tuturnya.
Selain itu, proses rekrutmen ini juga tak melewati anggaran yang sudah ditetapkan dalam Rapat Kerja PT PSS pada Desember 2020. Bahkan dengan skuat anyar ini, budget pemain tahun 2021 ini justru lebih rendah jika dibandingkan dengan bugdet pemain tahun 2020 lalu.
“Kita percaya jika proses awalnya sudah baik, akan menjadi perjalanan yang menyenangkan dan pasti hasilnya akan dapat dinikmati bersama,” katanya lagi.
Editor: Abdul Haris