Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah di Piala Dunia 2026: Almiron Jadi Pemain Pertama Diusir Gara‑Gara Tutup Mulut!
Advertisement . Scroll to see content

Presiden FIFA Ejek Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Politikus Negeri Pizza Murka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:15:00 WIB
Presiden FIFA Ejek Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Politikus Negeri Pizza Murka
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

ROMA, iNews.id – Presiden FIFAGianni Infantino memicu kemarahan di Italia setelah melontarkan candaan soal kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Ucapannya dianggap meremehkan luka besar sepak bola Italia.

Infantino menyindir Italia saat membahas peluang FIFA memperluas peserta Piala Dunia berikutnya. Dia bercanda turnamen bisa diperluas hingga 208 tim demi memastikan Italia ikut tampil.

Candaan itu langsung menuai reaksi keras. Banyak pihak di Italia menilai pernyataan tersebut tidak pantas keluar dari sosok yang memimpin organisasi sepak bola dunia.

Italia memang sedang berada dalam periode kelam. Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia and Herzegovina pada final play-off akhir Maret.

Kekalahan itu membuat Italia absen dari putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Situasi tersebut menjadi pukulan besar bagi negara yang punya sejarah panjang sebagai raksasa sepak bola dunia.


Infantino Sindir Italia soal Piala Dunia 2026

Kegagalan Italia memicu perubahan besar di internal tim nasional. Pelatih Gennaro Gattuso, kepala delegasi Gianluigi Buffon, dan Presiden FIGC Gabriele Gravina langsung meninggalkan jabatan masing-masing.

Sampai kini, pengganti untuk tiga posisi penting tersebut belum ditunjuk. Kondisi itu mempertegas betapa serius krisis yang sedang menghantam sepak bola Italia.

Dalam wawancara dengan CazéTV seperti dikutip Corriere dello Sport, Infantino awalnya membahas kemungkinan Piala Dunia diperluas menjadi 64 tim. Namun, komentarnya melebar ke kegagalan Italia.

"Kami sudah mengevaluasi kemungkinan memperluas turnamen menjadi 64 tim untuk melibatkan lebih banyak dunia," ujar Infantino.

"Masalah itu sudah diajukan ke Dewan FIFA, tetapi untuk sementara, mari menikmati edisi pertama dengan 48 tim ini. Mungkin Italia bisa lolos dengan 64 tim, atau kami bahkan bisa naik ke 208 tim untuk memastikan mereka ikut," katanya bercanda.


Politikus Italia Marah Besar

Komentar tersebut membuat anggota parlemen dari Movimento 5 Stelle, Gaetano Amato, bereaksi keras. Dia menilai Infantino tidak sedang berbicara sebagai suporter biasa di bar, melainkan sebagai Presiden FIFA.

"Apakah Gianni Infantino merasa lucu soal Italia yang tidak lolos ke Piala Dunia? Kita harus ingat dia tidak berbicara sebagai penggemar di bar, tetapi sebagai Presiden FIFA. Sebuah peran yang dia miliki juga berkat dukungan federasi Italia dan seharusnya menghadirkan keseimbangan serta rasa hormat," ujar Amato, dikutip dari Football Italia.

Amato mengakui publik Italia sangat malu dengan kondisi tim nasional saat ini. Namun, dia menegaskan Italia tidak membutuhkan lelucon murahan dari Infantino untuk menyadari krisis tersebut.

"Tidak ada yang lebih malu daripada kami soal kemunduran tim nasional dan bencana yang sedang dialami sepak bola Italia saat ini. Kami tidak membutuhkan lelucon murahannya untuk menyadari itu," tuturnya.

Menurut Amato, mengejek Italia merupakan tindakan merendahkan. Dia menilai komentar tersebut makin serius karena keluar dari figur yang seharusnya mewakili sepak bola dunia, termasuk Italia.

"Mengejek Italia merupakan tindakan meremehkan, terutama dari seseorang yang seharusnya mewakili sepak bola di seluruh dunia, termasuk Italia. Rasa malu di sekitar Azzurri memang serius. Komentar Presiden FIFA bahkan lebih serius. Abodi, tolong bersuara," ungkapnya.

Ucapan Infantino kini membuat situasi makin panas di Italia. Di tengah krisis prestasi Gli Azzurri, sindiran dari Presiden FIFA justru dianggap menambah luka bagi publik sepak bola Negeri Pizza.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut