Pesan Chivu di Final Coppa Italia vs Lazio: Tenang, Senyum dan Nikmati Laga
MILAN, iNews.id - Cristian Chivu menegaskan Inter Milan tidak boleh terlena jelang final Coppa Italia melawan Lazio, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Meski baru menghancurkan Lazio 3-0 di Serie A akhir pekan lalu, pelatih Nerazzurri itu meminta skuadnya tetap rendah hati.
Chivu berpeluang mencetak sejarah pada musim penuh pertamanya sebagai pelatih kepala. Mantan bek Inter itu sukses membawa Nerazzurri merebut Scudetto ke-21 usai menggantikan Simone Inzaghi pada akhir musim 2024-2025.
Kini, Inter hanya selangkah lagi menuju gelar ganda domestik. Namun, Chivu menolak timnya terlalu percaya diri meski sudah mengantongi kemenangan telak atas Lazio di Stadion Olimpico beberapa hari lalu.
“Mereka adalah dua pertandingan berbeda. Ada bahaya saat menghadapi tim yang sama dalam waktu berdekatan. Anda bisa berpikir semuanya akan mudah seperti Sabtu lalu, padahal mereka bisa menemukan motivasi tambahan,” ujar Chivu dikutip dari Football Italia.
Inter Milan Dapat Kabar Menyakitkan jelang Bentrok Lazio Malam Ini
Dia meminta para pemain tetap menjaga sikap dan mentalitas. Menurut dia, Inter layak meraih Scudetto dan juga pantas mencapai final Coppa Italia, sehingga laga puncak harus dihormati dengan performa terbaik.
“Kami harus rendah hati dan memiliki sikap yang tepat. Kami sadar pantas meraih Scudetto dan melaju sejauh ini di Coppa Italia. Kami ingin menghormatinya dengan cara terbaik. Kami pasti siap,” katanya.
5 Pemain Senior Inter Milan Angkat Kaki di Bursa Transfer, Siapa Saja?
Chivu juga memberi kabar terbaru terkait kondisi Marcus Thuram yang sempat diragukan tampil pada final. Penyerang asal Prancis itu disebut sudah kembali berlatih bersama tim.
“Dia membaik, hari ini berlatih bersama kami. Besok kami masih punya waktu untuk mengevaluasinya,” ucap Chivu.
Komentar Cristian Chivu usai Bawa Inter Milan Juara Liga Italia, Filosofi Rendah Hati Jadi Kunci!
Di sisi lain, pelatih Lazio Maurizio Sarri sebelumnya menilai faktor mental menjadi penentu utama di final nanti. Chivu justru meminta para pemain Inter tetap tenang dan menikmati pertandingan.
“Jangan terlalu terobsesi. Kami pantas mendapatkan semua yang diraih sejauh ini dan harus menjaga ketenangan seperti sebelumnya. Tetap tenang, tersenyum, masuk ke lapangan dengan keinginan menikmati pertandingan tanpa kehilangan antusiasme maupun kerendahan hati,” tutur dia.
Inter Milan Juara Liga Italia 2025-2026 usai Bungkam Parma di Giuseppe Meazza
Sarri juga sempat mengatakan trofi Coppa Italia tidak terlalu berarti secara personal untuk dirinya. Chivu memiliki pandangan serupa. Menurut dia, hasil final tidak akan mengubah penilaiannya terhadap musim impresif Inter.
“Tidak mengubah apa pun bagi saya. Saya berada di klub yang sesuai dengan ambisi saya, klub yang ingin selalu kompetitif,” kata Chivu.
Dia menilai kekuatan terbesar Inter terletak pada mentalitas tim. Chivu mengingatkan skuad Nerazzurri beberapa kali mencapai final kompetisi Eropa dan selalu bersaing di papan atas Serie A.
“Kami sering lupa tim ini sudah mencapai beberapa final Eropa dan ketika gagal juara liga, biasanya finis kedua. Daya saing selalu ada dan itu yang saya inginkan,” ujarnya.
Chivu juga mengungkap perubahan terbesar yang coba dia bawa sejak menangani Inter. Menurut dia, suasana di klub sempat dipenuhi tekanan dari luar, sehingga dia fokus menjaga stabilitas mental pemain.
“Saya membawa ambisi. Saya tahu arti berada di klub seperti Inter, termasuk tekanan dan sisi negatif yang sering muncul. Saya mencoba menenangkan situasi dari sisi manusia dan mengelola frustrasi dari luar. Saya bekerja dengan kelompok berisi orang-orang hebat yang punya kebanggaan dan tahu cara tetap bersatu,” tuturnya.
Editor: Reynaldi Hermawan