Persija Jakarta Libur Panjang Rayakan Idulfitri 1447 H, Target Juara Tetap Membara
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta meliburkan para pemain setelah menuntaskan laga pekan ke-25 melawan Dewa United Banten FC pada 15 Maret 2026. Keputusan ini diambil untuk memanfaatkan jeda kompetisi sekaligus memberi waktu pemulihan bagi skuad.
Pelatih Mauricio Souza memberi kelonggaran kepada pemain, terutama yang menjalankan ibadah puasa. Dia ingin para pemain fokus menjalani Ramadan hingga merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H bersama keluarga.
“Sekarang kami akan memiliki waktu libur selama satu minggu karena banyak pemain akan kembali ke kota asal mereka untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Kami menghormati Ramadan dan momen Idulfitri,” ujar Souza, dikutip dari laman I.League, Kamis (19/3/2026).
Keputusan tersebut menjadi langkah strategis di tengah jadwal kompetisi yang padat. Jeda ini memberi kesempatan bagi pemain untuk memulihkan kondisi fisik dan mental.
Persija Ditahan Dewa United di JIS, Mauricio Souza Soroti Kondisi Lapangan
Selain itu, waktu libur juga dinilai penting untuk menjaga kebugaran pemain jelang fase krusial kompetisi. Persija masih memiliki peluang besar dalam perebutan gelar musim ini.
Jordi Amat Murka usai Persija Ditahan Dewa United, Soroti Kondisi Lapangan JIS
Persija dijadwalkan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 April 2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Jeda sekitar 17 hari menjadi kesempatan emas untuk mempersiapkan tim.
Skuad akan kembali berkumpul di Persija Training Ground Bojongsari dua pekan sebelum pertandingan. Pada periode tersebut, latihan intensif akan digelar untuk mematangkan strategi.
Maxwell Souza Gagal Penalti! Persija Ditahan Dewa United di JIS
Rizky Ridho dan rekan-rekan akan difokuskan pada peningkatan performa tim secara menyeluruh. Persiapan matang menjadi kunci menghadapi sisa pertandingan musim ini.
Saat ini, Persija menempati peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan 52 poin. Mereka terpaut enam poin dari Persib Bandung dan dua poin dari Borneo FC.
Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning Super League 2025/2026, Persija Jakarta Turun Tangan Cari Solusi
Dengan sembilan laga tersisa, peluang Persija untuk bersaing dalam perebutan gelar masih terbuka lebar. Konsistensi menjadi faktor utama dalam menentukan posisi akhir.
Momen jeda ini diharapkan mampu mengembalikan energi tim sebelum kembali bersaing. Persija harus memanfaatkan setiap pertandingan tersisa untuk menjaga asa menjadi juara.
Editor: Abdul Haris