Persija Jakarta Berpeluang Main di ASEAN Club Championship
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta membuka peluang tampil di ASEAN Club Championship (ACC) 2026-2027 setelah dipastikan finis di posisi tiga besar Super League 2025-2026. Situasi itu membuat Macan Kemayoran berpotensi mendapat tiket tampil di kompetisi Asia Tenggara musim depan.
Persija saat ini mengoleksi 65 poin di klasemen sementara Super League 2025-2026. Tim asuhan Mauricio Souza sudah tidak mungkin mengejar Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang sama-sama mengumpulkan 75 poin.
Di sisi lain, Dewa United yang berada di posisi keempat baru mengoleksi 53 angka hingga pekan ke-32. Kondisi tersebut memastikan Persija mengakhiri musim di tiga besar klasemen.
Peluang tampil di ACC muncul karena wakil Indonesia untuk kompetisi Asia musim depan hampir dipastikan berasal dari dua tim teratas klasemen. Juara Super League akan tampil di babak play-off AFC Champions League (ACL) Two.
Persija Dipastikan Finis Ketiga, Rizky Ridho Minta Maaf kepada The Jakmania
Jika gagal melewati babak play-off tersebut, klub terkait akan turun bermain di AFC Challenge League. Sementara runner-up Super League juga dipastikan tampil di kompetisi Asia musim depan.
Situasi tersebut membuka kemungkinan slot ASEAN Club Championship diberikan kepada klub peringkat berikutnya. Persija menjadi salah satu tim yang paling berpeluang memanfaatkan kondisi itu.
Persib Buka Suara usai Duel Panas vs Persija, Bobotoh Diminta Tetap Tenang
Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra mengatakan regulasi ACC sejauh ini masih memprioritaskan juara dan runner-up liga domestik sebagai wakil resmi setiap negara ASEAN.
“Meskipun ada perubahan sistem di ACLE tapi status kita di musim depan enggak berubah,” ujar Asep kepada awak media termasuk iNews Media Group di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Bentrok Suporter usai Laga Persija vs Persib di Bogor dan Sukabumi, Ini Kata Kapolda Jabar
“Masih di play-off-nya ACL 2 dan juga AFC Challenge. Itu yang AFC,” sambungnya.
Asep menjelaskan musim lalu Persib Bandung dan Dewa United yang menjadi juara serta runner-up Super League 2024-2025 memilih fokus tampil di kompetisi Asia sehingga Indonesia sempat berencana mengirim Malut United ke ACC 2025-2026.
Persib Bungkam Persija, Caxambu Langsung Kirim Peringatan Keras untuk Borneo FC
Namun, usulan tersebut ditolak AFF karena regulasi ACC hanya mengizinkan klub peringkat satu dan dua tampil di turnamen tersebut.
Meski begitu, I.League kini tengah berupaya berdiskusi dengan AFF agar klub peringkat tiga atau empat juga bisa mendapatkan slot tambahan di ASEAN Club Championship musim depan.
“Yang ASEAN, kalau berkaca kepada regulasi, entry regulation-nya memang menyebutkan juara dan juga the next best place-nya jadi 1, 2, 3 dan lain-lain. Kita enggak mau berspekulasi,” tutur Asep.
Dia juga mengingatkan jadwal musim depan diperkirakan sangat padat bagi klub-klub papan atas Indonesia. Wakil Indonesia berpotensi bermain di kompetisi domestik, Asia, dan ASEAN secara bersamaan.
“Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan slot tambahan. Tapi sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya,” kata Asep.
Selain Persija, persaingan memperebutkan peluang tambahan tiket ACC juga masih terbuka untuk Dewa United, Persebaya Surabaya, hingga Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Asep menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan AFF selaku operator kompetisi ASEAN Club Championship.
Editor: Abdul Haris