Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persebaya Kembali ke GBT, Pedro Matos Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United
Advertisement . Scroll to see content

Persebaya Bantai Persidago, Djanur: Banyak yang Harus Dibenahi

Minggu, 24 Februari 2019 - 00:47:00 WIB
Persebaya Bantai Persidago, Djanur: Banyak yang Harus Dibenahi
Pemain asing anyar Persebaya Damian Lizio (tengah) beraksi ketika timnya mengalahkan Persidago Gorontalo 7-0 ada leg kedua babak 16 besar Kratingdaeng Piala Indonesia di Stadion Bung Tomo, Sabtu (23/2/2019). (Foto: Instagram@officialpersebaya)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman merasa penampilan timnya masih belum memuaskan. Padahal mereka mengemas kemenangan besar 7-0 atas Persidago Gorontalo pada leg kedua babak 16 besar Kratingdaeng Piala Indonesia di Stadion Bung Tomo, Sabtu (23/2/2019).

Persebaya menang besar lewat gol dari Amido Balde pada menit ke-29, 30, 56, dan 86. Kemudian Otavio Dutra (34) dan Hansamu Yama Pranata (37) mencatatkan namanya di papan skor, begitu juga legion asing anyar mereka, Damian Lizio juga ikut menjebol gawang Persidago di menit ke-45.

Hasil itu memastikan Bajul Ijo lolos ke perempat final dengan skor agregar 11-1. Namun, pelatih yang akrab disapa Djanur merasa masih timnya masih memiliki banyak kelemahan.

“Dengan skor tersebut bukan berarti tim ini sudah siap. Masih banyak yang harus dibenahi. Kekompakan dan kerja sama anak-anak belum memuaskan. Harus kami perbaiki,” kata Djanur di laman resmi Persebaya.

Memang, di pertandingan itu Persidago mampu beberapa kali mengancam, lewat sebuah serangan balik dan mantan pelatih Persib Bandung tersebut merasa hal itu tak seharusnya terjadi. Apalagi, kedua tim berada di kasta yang berbeda.

“Persidago punya sejumlah peluang yang nyaris menciptakan gol. Itu yang harus kami koreksi. Karena dengan level ini, seharusnya tidak perlu terjadi. Masih ada waktu, tentu kita nanti akan evaluasi” ujarnya.

Pelatih berusia 54 tahun itu menilai performa Lizio juga masih belum maksimal. Tetapi, Djanur mengaku bisa merasakan potensi yang dimiliki pemain asal Bolivia itu berkat penampilannya di laga tersebut.

“Saya harus secepatnya mencoba Lizio dalam pertandingan resmi, untuk mengukur kemampuannya seperti apa. Terlihat dia masih kelelahan, namun dia memiliki skill yang menjanjikan,” tutur Djanur.

Editor: Haryo Jati Waseso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut