LONDON, iNews.id - Chelsea resmi menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Hal tersebut membuat Lampard reuni dengan beberapa pemain lamanya, termasuk yang pernah mengkritiknya.
Lampard kembali ditunjuk menangani Chelsea setelah posisi pelatih ditinggalkan Graham Potter. The Blues -julukan Chelsea- memecat Potter setelah hasil kurang memuaskan musim ini sejak ditangani pelatih asal Inggris itu.
4 Calon Pemain Naturalisasi Tambahan Timnas Indonesia Setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker, Nomor 1 Laurin Ulrich!
Kini, Lampard memiliki tugas untuk memperbaiki musim Chelsea. Sejumlah pemain yang dahulu pernah dilatihnya pada periode pertama masih berada di Stamford Bridge.
Termasuk salah satunya Kepa Arrizabalaga. Mayoritas mantan pemain asuhan Lampard masih menaruh hormat kepada Lampard, namun tidak untuk Arrizabalaga.
Frank Lampard Kembali ke Chelsea, Mason Mount Sekali Lagi Jadi Andalan?
Bahkan, Arrizabalaga tak ragu melemparkan kritik, tak lama setelah Lampard didepak pada periode pertama. Dia menyebut jika pelatih yang dulunya digantikan Thomas Tuchel tersebut tak memiliki skema yang jelas.
“Kami datang dari pelatih yang tak memiliki permainan jelas. Kami tidak harus mengambil bola dari belakang dan tidak ada rencana. Semuanya lebih ke ekspresi bebas dan tak ada kendali,” kata Arrizabalaga pada 2022 lalu dikutip Football London, Jumat (7/4/2023).
Diminta Tangani Chelsea Hingga Akhir Musim, Frank Lampard: Keputusan Mudah
Pada saat masih berkuasa di Chelsea, Lampard membuktikan jika tak ragu menyingkirkan pemain. Maklum, Arrizabalaga yang tadinya kiper nomor 1, kehilangan tempat dan digantikan.
Pada era Potter, Arrizabalaga kembali mendapat posisinya tersebut, sembari Edouard Mendy cedera. Namun, posisinya berpeluang dalam bahaya, terlebih dengan kritiknya pada tahun lalu.
Resmi! Frank Lampard Latih Chelsea hingga Akhir Musim
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan