LONDON, iNews.id – Legenda Arsenal, William Gallas, memberikan kritik keras kepada Kai Havertz. Gallas menilai The Gunners -julukan Arsenal- melakukan kesalahan karena membeli Havertz.
Havertz merupakan rekrutan anyar Arsenal yang didatangkan dari Chelsea pada bursa transfer musim panas kemarin. Striker asal Jerman itu ditebus dengan harga yang mahal yakni sebesar 65 juta poundsterling atau sekitar Rp1,2 triliun.
Persija Jakarta Resmi Gaet Jean Mota sang Mantan Rekan Lionel Messi!
Hanya saja, harga Havertz yang mahal tidak sebanding dengan performanya sejauh ini bersama Arsenal. Tercatat, Havertz yang sudah tampil 12 pertandingan di semua kompetisi baru mencatatkan satu gol dan satu assist. Satu buah gol itu juga tercipta lewat titik putih.
Statistiknya ini menjadi sorotan, termasuk Gallas ikut menyoroti performanya. Dia menilai Havertz sudah gagal memberikan kontribusi sejak bergabung bersama Arsenal.
Pep Guardiola Anggap hanya Arsenal dan Liverpool yang Ganggu Man City Rebut Trofi Liga Inggris
“Dia tidak melakukan apapun sejak bergabung dengan Arsenal. Dia mungkin mencetak gol, tapi itu hanya karena Martin Odegaard membiarkannya mengambil penalti. Havertz belum melakukan apa pun, dan menurutku dia dalam masalah,” kata Gallas, dilansir dari Metro, Kamis (19/10/2023).
Gallas menilai pembelian Havertz adalah kesalahan. Dia tidak bisa menerima jika alasan pemain tersebut minim kontribusi karena masalah adaptasi. Pasalnya, Havertz sudah mencicipi Liga Inggris sejak 2020.
Apes! Arsenal Terancam Kehilangan Bukayo Saka Usai Kalah dari Lens
Selain itu, Chelsea adalah klub yang berasal dari London. Sehingga alasan adaptasi tidak masuk akal. Karena seharusnya tidak ada perbedaan dari segi tempat tinggal, yang tetap di London.
“Saya tidak berpikir Arsenal seharusnya merekrut Kai Havertz. Saya pikir itu adalah sebuah kesalahan. Jika Anda menghabiskan £60 juta untuk seorang striker, Anda mengharapkan mereka mencetak setidaknya 15 gol dalam satu musim! Saya rasa itu tidak akan terjadi,” ungkapnya.
“Arsenal tidak punya waktu! Musimnya mungkin panjang, tapi klub butuh hasil secepatnya. Havertz berada di Chelsea selama tiga tahun dan mengetahui Liga Premier dengan baik,” sambungnya.
“Mungkin perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim baru, tapi dia sudah tinggal di London. Para pemain harus segera beradaptasi, mereka tidak punya waktu,” pungkas Gallas.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan