Perebutan Tiket Liga Champions Serie A: Skenario AC Milan, Juventus, Roma, dan Como ke Empat Besar
MILAN, iNews.id – Perebutan tiket Liga Champions Serie A mencapai titik paling rumit menjelang laga terakhir. Melibatkan AC Milan, Juventus, AS Roma, dan Como dengan puluhan kemungkinan klasemen akhir.
Sebanyak 81 kombinasi hasil pertandingan dapat terjadi pada Minggu malam. Seluruh laga digelar bersamaan demi menjaga sportivitas, sehingga tidak ada tim yang diuntungkan dengan mengetahui hasil pesaing lebih dulu.
Serie A juga memiliki aturan krusial dalam penentuan peringkat. Selisih gol tidak menjadi penentu utama. Jika dua atau lebih tim mengoleksi poin sama, klasemen ditentukan melalui rekor pertemuan langsung atau head to head.
Situasi ekstrem masih terbuka. Jika Milan dan Roma bermain imbang, sementara Juventus dan Como menang, keempat tim tersebut sama-sama mengoleksi 71 poin. Dalam kondisi ini, liga mini dari hasil pertemuan langsung antar mereka menjadi penentu.
Dari simulasi liga mini tersebut, urutan poin menunjukkan keunggulan tim asuhan Massimiliano Allegri dan Como. Keduanya sama-sama mengoleksi 10 poin liga mini, unggul atas Juventus dengan 6 poin dan Roma dengan 5 poin. Dua posisi teratas inilah yang berhak lolos ke Liga Champions.
Penentuan peringkat dalam liga mini tetap mengikuti urutan ketat. Penilaian dimulai dari poin, lalu selisih gol liga mini, selisih gol keseluruhan, jumlah gol, hingga undian jika seluruh variabel sama.
Milan mengoleksi 70 poin. Dalam perbandingan langsung, Milan kalah dari Juventus, unggul atas Roma, serta unggul atas Como. Jika Milan imbang poin dengan Juventus dan Roma, Juventus berada di posisi teratas, disusul Milan dan Roma. Jika bersama Juventus dan Como, Como unggul, diikuti Milan, lalu Juventus.
Roma juga berada di angka 70 poin. Roma kalah head to head dari Juventus, Milan, dan Como. Dalam kombinasi dengan Juventus dan Milan, Roma selalu berada di posisi terbawah. Jika Roma bersama Milan dan Como, urutannya Milan, Roma, lalu Como.
Como mengoleksi 68 poin dan menjadi kuda hitam. Tim ini unggul atas Juventus, kalah dari Milan, dan unggul atas Roma berkat selisih gol keseluruhan. Jika Como sejajar dengan Juventus dan Milan, Como memimpin klasemen mini, disusul Milan dan Juventus.
Juventus juga memiliki 68 poin. Juventus unggul atas Milan dan Roma, namun kalah dari Como. Dalam kombinasi tiga tim, Juventus kerap terlempar jika harus bersaing dengan Como dan Milan sekaligus.
Dengan skenario sekompleks ini, satu gol atau satu hasil imbang bisa mengubah peta Liga Champions secara drastis. Laga pamungkas Serie A musim ini bukan sekadar pertandingan terakhir, melainkan malam penentuan nasib empat raksasa Italia.
Editor: Reynaldi Hermawan