Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Full Senyum! Inter Milan Dapat Kabar Baik Lawan Juventus
Advertisement . Scroll to see content

Pemain Roma Kritik Kebijakan Juve dan Inter di Tengah Pandemi Virus Corona

Minggu, 05 April 2020 - 07:05:00 WIB
Pemain Roma Kritik Kebijakan Juve dan Inter di Tengah Pandemi Virus Corona
Gelandang AS Roma, Lorenzo Pellegrin
Advertisement . Scroll to see content

ROMA, iNews.id - Gelandang AS Roma, Lorenzo Pellegrini, heran dengan kebijakan sejumlah tim Serie A selama masa karantina mandiri. Dia menyoroti langkah Juventus dan Inter Milan yang memperbolehkan pemainnya meninggalkan Italia.

Juventus dan Inter diketahui mengizinkan beberapa pemain asingnya pulang ke negara asal di tengah pemberlakuan lockdown selama pandemi Virus Corona. Sebut saja Gonzalo Higuain, Miralem Pjanic dan Sami Khedira. Sedangkan Inter memperbolehkan Matias Vecino, Diego Godin, dan Marcelo Brozovic meninggalkan kota Milan. 

Padahal, setidaknya ada tiga pemain Juventus yang positif tertular Virus Corona. Pellegrini mengaku tak habis pikir klub berani mengambil keputusan risiko tersebut. 

“Saya agak terkejut mengenai apa yang terjadi di klub lain. Sementara di Roma, kami mengadakan video call bersama dan semua siap melaksanakan anjuran dari klub,” kata Pellegrini dikutip dari Football Italia.

Pemain berusia 23 tahun itu menilai penting bagi para pemain Roma mengikuti instruksi klub. Hal itu sebagai bentuk kepedulian I Giallorossi memotong rantai penyebaran Virus Corona. 

“Kami tetap di rumah, tanpa berkeliaran terlalu jauh. Saya senang kami melakukannya. Hal itu merupakan bentuk hormat kami terhadap klub, serta masyarakat umum, yang juga berada di rumah,” ujarnya.

Kompetisi Serie A sendiri saat ini masih ditangguhkan sampai 30 April. Penundaan berpotensi diperpanjang tergantung situasi terbaru di Italia. Sebagai informasi, Italia menjadi salah satu negara dengan tingkat kematian akibat Virus Corona tertinggi di dunia. Sampai berita ini diturunkan sudah lebih dari 12 ribu orang meninggal akibat virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut