Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Pemain Top Iran Ditembak Mati Saat Demonstrasi, Dunia Sepak Bola Berduka!
Advertisement . Scroll to see content

Pemain Iran Nyanyikan Lagu Kebangsaan saat Lawan AS di Piala Dunia 2022, Diancam Pemerintah?

Rabu, 30 November 2022 - 08:14:00 WIB
Pemain Iran Nyanyikan Lagu Kebangsaan saat Lawan AS di Piala Dunia 2022, Diancam Pemerintah?
Pemain Timnas Iran menyanyikan lagu kebangsaan sebelum melawan Amerika Serikat di Piala Dunia 2022, Rabu (30/11/2022). (Foto: REUTERS)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Pemain Timnas Iran akhirnya menyanyikan lagu kebangsaan sebelum melakoni laga kontra Amerika Serikat (AS) di Piala Dunia 2022. Kabarnya, hal itu dilakukan Tim Melli -julukan Timnas Iran- setelah keluarga mereka dapat ancaman dari pemerintah Iran.

Seperti diketahui, Iran melawan Amerika Serikat pada laga terakhir Grup B Piala Dunia 2022. Pertandingan tersebut berlangsung di Al Thumama Stadium, Rabu (30/11/2022) pukul 02.00 WIB.

The Yanks -julukan Timnas Amerika Serikat- berhasil unggul lebih dulu 1-0 atas Iran lewat sontekan manis Christian Pulisic (38') di babak pertama. Pada akhirnya Iran kalah 0-1 dan tersingkir dari Piala Dunia 2022.

Menariknya, menurut laporan dari Sportbible menjelang pertandingan itu, keluarga para pemain Iran telah diancam oleh pemerintah mereka sendiri di kampung halamannya. Ancaman dilakukan jika mereka tidak menyanyikan lagu kebangsaan pada laga melawan Amerika Serikat.

Bahkan, laporan itu mengklaim para pemain Iran telah diberi tahu keluarganya bakal kena hukuman penjara. Parahnya, kemungkinan hukuman mati bisa dijatuhkan jika mereka tidak bernyanyi sebelum kick-off.

Oleh karena itu, para pemain Iran mau tak mau menyanyikan lagu kebangsaan mereka sebelum pertandingan. Hal inilah yang kemudian menjadi sorotan mengingat sebelumnya mereka mogok untuk bernyanyi.

Usut tak punya usut, masalah itu terjadi akibat ada kerusuhan sipil di Iran dalam beberapa bulan terakhir. Kerusuhan itu jelas ada sebabnya, yakni akibat adanya protes kematian Mahsa Amini.

Perempuan berusia 22 itu ditangkap karena mengenakan jilbab yang dianggap tidak pantas.  Mahsa Amini pun meninggal dunia 16 September 2022 usai ditahan polisi moral Iran.

Menjelang Piala Dunia 2022, itu adalah masalah yang jadi besar bagi tim nasional Iran. Sang pelatih Carlos Queiroz menunjukkan kekesalannya saat ditanya tentang masalah tersebut.

Sebelumnya, para pemain Iran menunjukkan dukungan mereka sendiri untuk orang-orang di kampung halaman dengan tidak menyanyikan lagu kebangsaan menjelang pertandingan grup pertama mereka melawan Inggris yang kalah 2-6. Namun, Iran membuat salah satu kejutan dengan mengalahkan Wales di pertandingan kedua mereka.

Sementara itu, ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat menjelang pertandingan. Tepatnya, setelah tim media sosial Amerika Serikat menghapus lambang "Allah" Republik Islam dari bendera Iran di sebuah pos.

Hal itu menyebabkan media milik negara Iran meminta FIFA untuk melarang Amerika Serikat selama 10 pertandingan, dan mengeluarkannya dari Piala Dunia.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut