Pelukan Lamine Yamal untuk Lionel Messi Bikin Haru, Tongkat Estafet Resmi Berpindah
NEW JERSEY, iNews.id – Lionel Messi dan Lamine Yamal menjadi sorotan setelah berpelukan hangat seusai final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Momen emosional tersebut hadir beberapa saat setelah Spanyol menundukkan Argentina 1-0 pada laga puncak dan merebut gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, banyak pihak menilai final Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan trofi. Laga tersebut juga dianggap sebagai simbol pertemuan dua generasi, yakni Lionel Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa dan Lamine Yamal yang kini menjadi bintang muda sepak bola dunia.
Harapan itu terwujud setelah peluit panjang berbunyi. Di tengah perayaan kemenangan Spanyol, Yamal menghampiri Messi dan keduanya saling berpelukan dalam suasana penuh rasa hormat.
Momen tersebut langsung menjadi salah satu gambar paling ikonik dari final Piala Dunia 2026. Pelukan dua pemain yang sama-sama pernah membela Barcelona itu dinilai melambangkan pergantian generasi di panggung sepak bola dunia.
Lamine Yamal kini memasuki usia 19 tahun dan terus menorehkan prestasi bersama Timnas Spanyol. Setelah membantu La Roja menjuarai Euro 2024, dia kembali mengantarkan negaranya meraih gelar Piala Dunia 2026.