Pelatih Sassuolo Soroti Kesalahan Jay Idzes usai Tumbang dari Genoa
GENOA, iNews.id – Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyoroti kesalahan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, usai timnya kalah 1-2 dari Genoa dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026.
Bermain di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (12/4/2026), Sassuolo harus mengakui keunggulan tuan rumah dalam laga yang berjalan ketat sejak awal.
Genoa membuka keunggulan lebih dulu lewat gol jarak jauh Ruslan Malinovskyi pada menit ke-18. Gol tersebut membuat Sassuolo tertinggal di babak pertama.
Sassuolo mampu merespons di babak kedua. Mereka menyamakan kedudukan melalui sontekan Ismael Kone pada menit ke-57.
Jay Idzes Jadi Sorotan, Sassuolo Menang Comeback atas Cagliari
Namun saat laga tampak akan berakhir imbang, Genoa kembali unggul di menit ke-84. Gol penentu dicetak Caleb Ekuban setelah menerima umpan dari Junior Messias.
Gol tersebut terjadi setelah Ekuban lepas dari pengawalan Jay Idzes. Situasi itu dimanfaatkan dengan baik untuk mencetak gol kemenangan Genoa.
Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026, Sahabat Jay Idzes Minta Maaf
Usai laga, Grosso menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik. Dia melihat Sassuolo mampu mengimbangi permainan tuan rumah sepanjang pertandingan.
“Kami sebenarnya bermain dengan baik. Sayang sekali karena jika melihat bagaimana gol-gol terjadi, itu datang dari situasi di mana kami lengah,” ujar Grosso dikutip dari Tutto Mercato, Senin (13/4/2026).
Jay Idzes Bocorkan Strategi Baru John Herdman yang Bikin Timnas Indonesia Lebih Tajam
Dia menegaskan kekalahan ini tidak lepas dari kesalahan kecil akibat kurang fokus. Menurut dia, detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan melawan tim berkualitas.
“Kesalahan-kesalahan kecil karena kurang fokus, dan ketika menghadapi lawan berkualitas, hal seperti itu bisa dimanfaatkan dan harus dibayar mahal,” katanya.
Duet Maut Timnas Indonesia! Jay Idzes Bongkar Kualitas Sebenarnya Elkan Baggott
Grosso mengaku kecewa karena performa tim sebenarnya cukup menjanjikan. Dia menyayangkan hasil akhir tidak sejalan dengan permainan di lapangan.
“Sangat disayangkan karena secara keseluruhan penampilan kami sebenarnya sudah bagus,” ujarnya.
Kekalahan ini membuat Sassuolo tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 42 poin. Posisi tersebut membuat persaingan di papan tengah semakin ketat.
Pada laga berikutnya, Sassuolo akan menghadapi Como 1907 pada Jumat (17/4/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya untuk bangkit.
Editor: Abdul Haris