Pelatih Ratchaburi Blak-blakan: Kartu Merah Uilliam Barros Bikin Persib Tumbang
BANDUNG, iNews.id – Pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka menilai kartu merah Uilliam Barros menjadi titik balik yang menguntungkan timnya saat menyingkirkan Persib Bandung di leg kedua 16 besar AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026).
Uilliam Barros mendapat kartu merah setelah melakukan tekel berbahaya terhadap bek tengah Ratchaburi, Jonathan Khemdee. Insiden terjadi ketika Persib tidak berada dalam situasi terancam. Akibatnya, tim asuhan Bojan Hodak harus bermain dengan 10 pemain sejak injury time babak pertama.
Worrawoot mengakui pertandingan berjalan sulit sejak awal. Tekanan suporter dan intensitas permainan Persib sempat membuat timnya gugup.
“Pertandingannya berat. Lawan memberi tekanan besar dan pemain kami sempat sedikit tegang,” ujar Worrawoot usai laga.
Bojan Hodak Protes Wasit usai Persib Tersingkir dari ACL 2, Siap Kirim Surat Resmi ke AFC
Namun dia menegaskan momen kartu merah mengubah jalannya pertandingan. Menurut dia, situasi tersebut membuat timnya lebih leluasa mengontrol permainan.
“Setelah itu kami bisa kembali menguasai permainan. Momen terpenting adalah kartu merah. Ketika mereka kehilangan satu pemain, laga menjadi lebih mudah bagi kami,” ucap dia.
Andrew Jung Bongkar Penyebab Persib Gagal Menang Besar atas Ratchaburi
Sebelum kartu merah terjadi, Persib sempat unggul 1-0 lewat gol Andrew Jung pada menit ke-39. Gol itu membuka peluang untuk mengejar defisit agregat setelah kalah 0-3 pada leg pertama.
Komentar Berkelas Bojan Hodak usai Persib Tersingkir dari ACL 2
Meski bermain dengan 10 pemain, Persib tetap mencoba menekan. Namun kekurangan jumlah pemain membuat tuan rumah kesulitan membongkar pertahanan rapat Ratchaburi yang fokus menjaga keunggulan agregat.
Andrew Jung dan rekan-rekannya tidak mampu menambah gol hingga babak kedua berakhir. Skor 1-0 tidak cukup membawa Persib ke perempat final karena agregat tetap 1-3 untuk keunggulan Ratchaburi.
Highlights Persib Bungkam Ratchaburi FC tapi Gagal ke Perempat Final ACL 2
Worrawoot juga menyoroti kondisi fisik timnya yang tidak seprima saat leg pertama. Jadwal padat membuat performa timnya sedikit menurun dalam laga tandang tersebut.
“Walau kami kalah hari ini, kami bisa menerima hasilnya. Kami tidak tampil seperti di leg pertama karena jadwal sangat padat. Kami bermain tiga atau empat hari sebelum terbang ke sini,” kata dia.
Dia menambahkan kondisi fisik pemain tidak sebaik pertemuan sebelumnya sehingga permainan timnya terlihat lebih lambat. Meski begitu, tujuan utama Ratchaburi tercapai.
“Kondisi fisik tidak sama seperti laga pertama, jadi tempo kami lebih lambat. Target kami datang ke sini untuk menjaga hasil dan memastikan lolos ke babak berikutnya,” tutur dia.
Hasil tersebut memastikan Ratchaburi FC melangkah ke perempat final ACL Two, sementara Persib Bandung harus mengakhiri langkah di babak 16 besar meski menang pada leg kedua.
Editor: Abdul Haris