Pelatih China Ogah Remehkan Timnas Indonesia: Tidak Ada Tim Lemah
JAKARTA, iNews.id - Pelatih China, Branko Ivankovic ogah meremehkan Timnas Indonesia. Dia menilai tak ada tim lemah di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
China tergabung di Grup C bersama Timnas Indonesia, Jepang, Australia, Arab Saudi, dan Bahrain. Ronde ketiga digelar September, Oktober, November 2024 dan Maret serta Juni 2025.
Jepang, Australia, dan Arab Saudi menjadi tim unggulan di Grup C. Pasalnya ketiga tim tersebut kerap tampil di Piala Dunia, yakni Jepang (7 kali), Australia dan Arab Saudi (6 kali).
China baru satu kali lolos ke ajang empat tahun itu pada 2002. Sementara Indonesia tampil di Piala Dunia pada edisi 1938 saat dikenal sebagai Hindia Belanda dan Bahrain belum pernah lolos.
Pelatih Australia Senang Segrup dengan Timnas Indonesia, Yakin Lolos Piala Dunia 2026
Branko Ivankovic menyadari Grup C merupakan paling sulit dibandingkan dua grup lainnya.
"Ya, ini adalah undian yang sulit bagi kami, ini adalah grup terberat dibandingkan dengan grup A dan B. Namun ini adalah sesuatu yang tak bisa dihindari karena kami berada di pot kelima dan kami tahu bahwa kami tidak dapat menemukan tim yang lemah," kata Branko Ivankovic dikutip dari laman resmi AFC, Sabtu (28/6/2024).
Bek Arab Saudi Ali Al Bulayhi si Tukang Provokasi, Timnas Indonesia Harus Tahan Emosi!
Branko Ivankovic menilai 18 tim yang berada di putaran ketiga tak ada yang lemah. Dia akan mati-matian mempersiapkan skuadnya melewati fase tersebut.
Jepang Akui Ngeri Jumpa Timnas Indonesia, Bawa-Bawa Suporter Garuda
"Dalam 18 tim ini, tidak ada tim yang lemah," pungkasnya.
Team Dragon -julukan Timnas China- mendapatkan lawan berat di laga pertama Grup C round tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. China akan bertandang ke markas Jepang pada 5 September 2024.
Infografis Timnas Indonesia U-16 ke Semifinal Piala AFF U-16 dengan Poin Sempurna
Sedangkan China akan bertemu dengan Timnas Indonesia di laga keempat. Nantinya, China akan menjamu Skuad Garuda pada 15 Oktober 2024.
Editor: Reynaldi Hermawan