Parade Juara Arsenal Ricuh: 75 Fans Dievakuasi, 16 Ditangkap, Satu Orang Ditusuk
LONDON, iNews.id – Parade juara Arsenal berubah menjadi situasi darurat setelah kericuhan pecah di sejumlah titik ibu kota Inggris, memaksa petugas menyelamatkan puluhan orang dan melakukan penangkapan massal.
Layanan darurat Inggris melaporkan sedikitnya 75 suporter dievakuasi dari ketinggian, 16 orang ditangkap, dan satu orang mengalami luka tusuk di tengah perayaan gelar Liga Inggris Arsenal.
Kekacauan terjadi ketika ribuan penggemar memadati rute parade. Petugas pemadam kebakaran berulang kali dikerahkan akibat banyak fans nekat naik ke atap, balkon, halte bus, hingga pepohonan demi mendapatkan sudut pandang terbaik.
Polisi Metropolitan London mengonfirmasi 16 penangkapan dilakukan selama perayaan. Satu orang ditahan terkait dugaan pelecehan seksual, sementara lainnya diamankan akibat mabuk, kepemilikan narkoba, perkelahian, serta penyerangan terhadap petugas darurat.
Lokasi kejadian perkara juga dipasang di Hornsey Road usai insiden penusukan. Seorang pria dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan tiga pendukung Arsenal terjatuh setelah sebuah pohon kecil roboh akibat dipanjat. Video lain memperlihatkan bentrokan antarsuporter sebelum akhirnya dilerai oleh penggemar lain.
Di tengah perayaan gelar Liga Inggris pertama setelah penantian 22 tahun, sebuah suar menyambar dan memicu kebakaran ringan di hotel sekitar rute parade. London Fire Brigade menyebut api cepat dipadamkan dan hanya merusak bagian luar bangunan.
Asisten Komisaris Pat Goulbourne mengimbau pendukung menghentikan penggunaan piroteknik. “Untungnya kebakaran hanya menyebabkan kerusakan kecil di bagian luar bangunan. Piroteknik juga memicu alarm kebakaran di beberapa lokasi lain,” ujarnya.
Meski diwarnai insiden, Goulbourne menyebut suasana parade sebagai pemandangan luar biasa karena mayoritas suporter merayakan keberhasilan klub dengan aman.
Sekitar 750 ribu hingga mendekati satu juta pendukung disebut memadati rute parade yang dimulai dan berakhir di Emirates Stadium, markas Arsenal. Finsbury Park bahkan ditutup sementara akibat kepadatan ekstrem.
Parade dimulai pukul 14.15 waktu setempat dan berlangsung hampir dua jam melintasi wilayah Islington. Asap merah dari ribuan suar mewarnai langit London Utara, sementara sebagian suporter terlihat bergelantungan di jendela dan atap bangunan.
Euforia ini muncul sehari setelah kekecewaan di Budapest, saat Arsenal kalah di final Liga Champions dari Paris Saint-Germain. Tim terpantau meninggalkan hotel mereka di Hungaria pada pagi hari sebelum langsung kembali ke Inggris.
Gelandang Declan Rice tetap menyampaikan optimisme di tengah parade. Dia memuji rekan setim dan sang manajer, sekaligus menjanjikan ambisi lebih besar musim depan.
“Saya mencintai tim ini. Saya mencintai manajer ini. Melihat kebahagiaan yang bisa kami berikan kepada banyak orang terasa luar biasa. Musim depan, kami akan kembali dan mengincar lebih banyak lagi,” kata Rice.
Meski iring-iringan bus parade telah selesai, perayaan di London Utara terus berlanjut hingga malam hari dengan pengawasan ketat aparat keamanan.
Editor: Reynaldi Hermawan