Ole Romeny Siap Jadi Kapten Timnas Indonesia dengan Gaya Berbeda dari Jay Idzes
JEDDAH, iNews.id – Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, berbicara terbuka soal gaya kepemimpinannya jika suatu hari dipercaya menjadi kapten Skuad Garuda. Pemain kelahiran Belanda itu mengaku akan memimpin dengan cara yang berbeda dari sosok kapten saat ini, Jay Idzes, yang dikenal vokal dan ekspresif di lapangan.
Sejak resmi dinaturalisasi pada Februari 2025, Ole langsung menunjukkan dampak besar di lini depan Timnas Indonesia. Dalam empat penampilannya bersama Skuad Garuda, dia telah mencetak tiga gol, menjadikannya salah satu striker paling produktif di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.
Namun, nasib kurang beruntung menimpa pemain berusia 25 tahun itu. Ole harus menepi akibat cedera parah yang didapat saat memperkuat Oxford United di ajang Piala Presiden 2025. Cedera itu membuatnya belum sempat tampil di musim baru bersama klub Inggris tersebut.
Meski sedang dalam masa pemulihan, banyak pihak menilai Ole memiliki karakter kepemimpinan alami. Dalam wawancaranya di siniar The Haye Way di YouTube, dia mengungkapkan pendekatan yang akan dipilihnya jika dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia.
Live GTV! Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi dan Irak Demi Tiket Piala Dunia 2026
“Buat saya pribadi, saya bukan tipe orang yang suka teriak-teriak. Saya lebih fokus ke orang-orang di sekitar, bicara dengan mereka, membantu mereka,” ujar Ole.
Berbeda dengan Jay Idzes yang dikenal tegas dan sering mengomando rekan-rekannya di lapangan, Ole lebih memilih menunjukkan kepemimpinan lewat tindakan. Dia percaya contoh nyata di lapangan akan lebih berarti dibanding sekadar suara lantang.
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi Disiarkan di Mana? Fans Garuda Bisa Nonton Gratis!
“Misalnya Jay, dia tipe pemimpin yang vokal. Kalau saya, lebih ingin memimpin lewat permainan saya, menunjukkan contoh lewat aksi di lapangan,” lanjutnya.
Timnas Indonesia Dilarang Terpancing Permainan Licik Arab Saudi!
Menurut Ole, setiap pemimpin punya gaya yang unik dan efektif dalam konteks berbeda. Gaya tenangnya justru ia anggap sebagai kekuatan, terutama dalam situasi ketika tim membutuhkan ketenangan dan fokus.
“Saya bukan tipe yang akan marah-marah atau berdebat dengan wasit. Saya lebih memilih bermain dan berdiskusi dengan rekan setim tentang bagaimana kami bisa berkembang,” ujarnya.
Ole Romeny Bersedih jelang Timnas Indonesia Vs Arab Saudi, Kenapa?
Meski begitu, Ole tidak menampik bahwa Jay Idzes juga memiliki keunggulan tersendiri sebagai kapten.
“Orang seperti Jay penting juga, dia yang akan bersuara ke wasit kalau diperlukan. Dia masih muda, tapi luar biasa. Suaranya itu salah satu kualitas terbaiknya,” tambah Ole.
Kini, fokus Ole Romeny adalah pulih total agar bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda akan menghadapi dua lawan berat, yakni Arab Saudi pada 9 Oktober dan Irak pada 12 Oktober 2025 di Grup B.
Dua pertandingan tersebut sangat penting bagi peluang Indonesia melangkah lebih jauh. Hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara posisi runner-up harus berjuang di jalur playoff.
Dengan ketenangan, kedewasaan, dan visi kepemimpinan yang dimilikinya, Ole Romeny diyakini bisa menjadi sosok penting bagi Timnas Indonesia, bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai inspirasi bagi rekan-rekannya di lapangan hijau.
Editor: Abdul Haris