Nagelsmann Murka Gol Jerman Dianulir, VAR Bikin Die Mannschaft Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
NEW YORK, iNews.id – Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, murka gol Die Mannschaft dianulir saat tersingkir dramatis dari Piala Dunia 2026. Dia tidak terima keputusan wasit yang membatalkan gol Jonathan Tah pada masa injury time melawan Timnas Paraguay pada babak 32 besar di Boston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.
Jerman harus pulang lebih cepat setelah kalah adu penalti dari Paraguay. Hasil itu menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 karena Die Mannschaft gagal melewati hadangan tim underdog asal Amerika Selatan tersebut.
Pertandingan berjalan penuh drama sejak babak pertama. Paraguay lebih dulu unggul lewat gol Julio Enciso. Jerman kemudian bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz.
Setelah skor imbang, Jerman terus menekan pertahanan Paraguay. Tim asuhan Nagelsmann berusaha mencari gol kemenangan sebelum laga berlanjut ke adu penalti.
Harapan itu sempat muncul pada masa injury time. Jonathan Tah menyundul bola masuk ke gawang Paraguay dan membuat kubu Jerman merayakan gol yang mereka kira menjadi penentu kemenangan.
Drama terjadi setelah wasit Jalal Jayed dipanggil ke monitor pinggir lapangan untuk meninjau ulang insiden di kotak penalti Paraguay. Wasit melihat dugaan gangguan terhadap kiper Orlando Gill sebelum gol Tah terjadi.
Setelah melihat tayangan VAR, Jalal Jayed memutuskan gol tersebut tidak sah. Waldemar Anton dinilai menghalangi pergerakan Gill sehingga gol kemenangan Jerman dianulir.
Keputusan itu langsung memicu protes keras dari kubu Jerman. Nagelsmann terlihat sangat marah di pinggir lapangan dan mendapat kartu kuning karena protesnya.
Nagelsmann menyebut keputusan tersebut sebagai lelucon. Dia menilai Jerman sudah sangat dekat dengan kemenangan sebelum akhirnya harus menerima keputusan pahit dari VAR.
Kontroversi itu membuat momentum Jerman berubah. Die Mannschaft yang sebelumnya berada di atas angin harus kembali melanjutkan pertandingan dengan tekanan besar.
Laga akhirnya berlanjut ke adu penalti setelah skor tetap imbang. Paraguay memanfaatkan situasi tersebut untuk menciptakan kejutan besar.
Kiper Paraguay, Orlando Gill, menjadi pahlawan dalam adu penalti. Dia menggagalkan dua eksekusi pemain Jerman dan membuat tekanan semakin berat bagi Die Mannschaft.
Jose Canale kemudian maju sebagai penendang penentu. Eksekusinya memastikan Paraguay menang dan melaju ke babak berikutnya.
Bagi Jerman, kekalahan ini menjadi sejarah pahit. Mereka untuk pertama kalinya tersingkir dari Piala Dunia lewat adu penalti.
Hasil ini meninggalkan luka besar bagi Jerman. Bukan hanya karena tersingkir, tetapi juga karena gol yang sempat mereka anggap sebagai kemenangan justru dianulir pada momen krusial.
Paraguay merayakan kemenangan bersejarah, sementara Jerman pulang dengan rasa kecewa. Kemarahan Nagelsmann menjadi gambaran betapa menyakitkannya keputusan tersebut bagi Die Mannschaft.
Editor: Abdul Haris