MLSC Jakarta Seri 2 2025-2026 Diserbu 2.319 Siswi, Pemprov DKI Turun Gunung Dukung Sepak Bola Putri
JAKARTA, iNews.id - MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026 resmi digelar pada 12–15 Februari 2026 di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur, dengan partisipasi 2.319 siswi dari 128 SD dan MI. Lonjakan peserta ini mempertegas geliat sepak bola putri usia dini di Ibu Kota.
Turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife itu mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ali Maulana Hakim, S.IP., M.Si., hadir dalam seremoni pembukaan.
Kehadiran perwakilan pemerintah daerah menandai komitmen pembinaan olahraga putri sejak usia dini. Dukungan ini diarahkan untuk membangun ekosistem kompetisi yang progresif, terbuka, dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, dan pemangku kepentingan olahraga.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur mengucapkan terima kasih atas inisiasi dari Djarum Foundation dan MilkLife sehingga turnamen MilkLife Soccer Challenge ini kembali diadakan. Antusiasme sangat bagus di tahun ini, oleh karena itu kita akan terus dukung agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta. Dan saya kira, turnamen ini menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama membina olahraga baik berkolaborasi dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta,” ucap Ali Maulana.
2.188 Atlet Muda Serbu Kudus! MilkLife Athletics Challenge Seri 2 Pecahkan Rekor Peserta
Staf Khusus Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Diky Soemarno, juga menegaskan dukungan penuh terhadap pembibitan atlet putri.
“Kalau dukungan dari Pemprov DKI tentu sangat besar, karena ini menjadi wadah pembibitan, terutama bagi atlet-atlet DKI. Kami memang punya ambisi besar terhadap olahraga. Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur juga sering menyampaikan bahwa untuk olahraga, DKI akan memberikan dukungan maksimal, apalagi untuk sepak bola,” ujar Diky.
MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 Resmi Bergulir! 10 Kota Tuan Rumah, Format Baru 9v9
Dia juga mendorong sekolah memberi ruang pengembangan potensi non-akademik.
“Kami berharap para kepala sekolah dan tenaga pendidik juga bisa melihat bahwa potensi para murid di bidang non-akademik. Bakat olahraga ini harus dikembangkan agar bisa menjadi tujuan dan peluang yang baik di masa depan,” tutup dia.
Adu Penalti Dramatis! Dua Juara Baru Lahir di MilkLife Soccer Challenge Jakarta 2025-2026
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengungkapkan seri Jakarta kembali mencatat angka partisipasi signifikan. Total 2.319 siswi ambil bagian, terdiri dari 85 tim kategori usia 10 tahun dan 123 tim kategori usia 12 tahun.
Pesta Juara! MI Al Ihsan & SDN Mojorejo 01 Kuasai MilkLife Soccer Challenge Malang 2025–2026
“Kami melihat tingkat partisipasi yang sangat positif dari para atlet muda di Jakarta, dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan dan turut ambil bagian dalam program ini. Capaian tersebut merefleksikan pertumbuhan minat yang kian kuat terhadap sepak bola putri di tingkat usia dini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, atas dukungan strategis yang diberikan sehingga penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan optimal. Kami berharap seri ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam memperkuat keberlanjutan MilkLife Soccer Challenge di Jakarta pada penyelenggaraan berikutnya,” ujar Teddy.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menilai kualitas peserta terus meningkat dari seri ke seri. Babak kualifikasi digelar empat hari karena tingginya jumlah pendaftar.
“Proses kualifikasi hingga babak knockout dan fase grup memberi kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim pelatih regional nantinya akan menyeleksi pemain-pemain potensial untuk dibentuk menjadi satu tim yang akan mewakili Jakarta di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus pada Juni 2026,” jelas dia.
Jacksen menekankan evaluasi rutin setiap selesai turnamen.
“Kami selalu melakukan evaluasi setelah event. Kami meninjau beberapa aturan yang bisa disesuaikan, misalnya terkait faktor usia, sehingga anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan berjenjang. Mereka akan belajar bagaimana bermain sebelas lawan sebelas, dan dengan evaluasi yang tepat, kami berharap permainan mereka tetap menarik dan semakin berkualitas,” ujar dia.
Salah satu peserta, Amanda Aqhila Putri dari SDN Cikini 01, mengaku bangga tampil di ajang tersebut. “Ini pertama kali saya ikut turnamen sebesar ini, sampai terasa speechless karena venue-nya sangat besar, ada empat lapangan! Kami harus benar-benar siap dan punya strategi jika ingin menghadapi tim-tim besar,” ujar Amanda.
Dia menambahkan, “Perjalanan dari kualifikasi sampai tahap ini cukup menantang. Kami ingin fokus di setiap pertandingan agar bisa meraih kemenangan dan memberikan yang terbaik, apalagi ini pertama kalinya sekolah kami ikut serta. Semoga kami bisa membuat penampilan yang membanggakan,” tutup dia.
Rangkaian MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 digelar di 12 kota. Setelah Semarang dan Tangerang, kompetisi berlangsung di Bandung dan Yogyakarta (27 Januari–1 Februari), Solo dan Jakarta (10–15 Februari), Samarinda by Bayan (23–26 April), Bekasi (28 April–3 Mei), Banjarmasin by Bayan (30 April–3 Mei), Kudus dan Surabaya (12–17 Mei), serta Malang (19–24 Mei).
Editor: Reynaldi Hermawan