Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihukum Berat KFA, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong di Persija?
Advertisement . Scroll to see content

Media Vietnam Ngeri Lihat Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30:00 WIB
Media Vietnam Ngeri Lihat Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia terus mempersiapkan diri jelang Piala AFF 2026. (Foto: IG/marcklok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang berpeluang diperkuat banyak pemain naturalisasi dan nama-nama berpengalaman.

Media Vietnam, Soha, menilai kondisi tersebut menjadi tantangan berat bagi pelatih Vietnam, Kim Sang-sik. Skuad Garuda dianggap memiliki komposisi jauh lebih kuat dibandingkan tim yang tampil pada turnamen yang kini bernama ASEAN Cup 2026 itu.

Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri dengan memanggil 50 pemain. Pelatih John Herdman menggunakan pemusatan latihan untuk menyusun kekuatan jangka pendek sekaligus membangun fondasi tim masa depan.

John Herdman masih memiliki waktu untuk menentukan pilihan terakhirnya. Sesuai regulasi turnamen, daftar skuad dapat diselesaikan paling lambat 24 jam sebelum pertandingan pertama setiap tim.

Indonesia tidak bermain pada laga pembuka fase grup. Kondisi tersebut membuat John Herdman memiliki waktu hingga 26 Juli 2026 untuk menetapkan daftar pemain final.


Timnas Indonesia Siapkan Skuad Berisi 26 Pemain

Soha menyoroti keputusan John Herdman yang akan mendaftarkan 26 pemain untuk Piala AFF 2026. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan rencana awal yang hanya memuat 23 nama.

Pelatih asal Inggris tersebut ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada pemain muda. Namun, sejumlah pemain naturalisasi tetap diperkirakan masuk dalam skuad utama.

Nama-nama yang disorot antara lain Sandy Walsh, Jordi Amat, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, dan Mitchell Baker.

John Herdman juga memiliki pilihan pemain berpengalaman seperti Nadeo Argawinata, Shayne Pattynama, Rizky Ridho, Ricky Kambuaya, Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, dan Witan Sulaeman.

Kombinasi tersebut dinilai menciptakan susunan pemain yang sangat kuat. Soha bahkan memperkirakan Timnas Indonesia dapat menurunkan delapan hingga sembilan pemain naturalisasi secara bersamaan.

Kehadiran banyak pemain dengan pengalaman Eropa berpotensi memberikan tekanan besar kepada lawan. Timnas Indonesia juga memiliki kedalaman skuad yang membuat John Herdman lebih leluasa melakukan rotasi.

Media Vietnam tersebut menilai kekuatan Indonesia tidak lepas dari kebijakan klub-klub di kompetisi domestik. Sejumlah klub rela mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan pemain yang pernah mendapat pendidikan sepak bola di Eropa.

Jadwal kompetisi Indonesia juga telah disusun agar tidak berbenturan dengan Piala AFF 2026. Situasi itu membuka kesempatan bagi John Herdman untuk memanggil lebih banyak pemain terbaik.


Vietnam Masih Trauma Kekalahan Telak di My Dinh

Soha menyebut skuad naturalisasi Indonesia bakal menjadi ujian besar bagi Kim Sang-sik. Pelatih asal Korea Selatan tersebut pernah menghadapi Skuad Garuda di Piala AFF 2024, tetapi Indonesia ketika itu tidak membawa kekuatan terbaik.

Pertemuan terakhir Vietnam dengan skuad kuat Indonesia terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Vietnam yang saat itu dilatih Philippe Troussier kalah 0-3 di Stadion My Dinh.

Sejumlah pemain Vietnam diperkirakan masih mengingat peran Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen dalam laga tersebut. Thom menciptakan assist untuk gol pembuka, sedangkan Ragnar mencetak gol yang membawa Indonesia unggul 2-0.

Vietnam juga melakukan perubahan besar dalam tiga tahun terakhir. Kim Sang-sik memberikan kesempatan kepada banyak pemain muda dan nama-nama baru untuk memperkuat tim nasional.

Vietnam turut membuka pintu untuk pemain naturalisasi. Kebijakan tersebut menghadirkan Nguyen Xuan Son, Nguyen Tai Loc, dan Do Hoang Hen sebagai tambahan kekuatan.

Meski demikian, pertandingan melawan Indonesia tetap dipandang sangat menentukan. Hasil laga tersebut dapat memengaruhi peluang Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF.

Pertemuan itu juga dianggap sebagai ujian bagi ambisi Vietnam menuju Piala Dunia. Indonesia sebelumnya nyaris lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mampu mencapai putaran keempat kualifikasi.

Langkah Skuad Garuda terhenti setelah kalah tipis dari tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak yang kemudian lolos ke Piala Dunia. Catatan tersebut membuat media Vietnam menilai Indonesia bukan lagi lawan yang dapat dipandang sebelah mata.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut