Maurizio Sarri Ngamuk usai Lazio Kalah di Final Coppa Italia, Langsung Ancam Serie A
ROMA, iNews.id – Pelatih Lazio Maurizio Sarri langsung mengamuk kepada Lega Serie A setelah timnya kalah 0-2 dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Sarri bahkan mengancam tidak akan datang jika Derby Roma melawan AS Roma tetap dimainkan Minggu (17/5/2026) siang waktu setempat.
Lazio gagal meraih trofi Coppa Italia setelah takluk di Stadion Olimpico. Biancocelesti kebobolan lewat gol bunuh diri Adam Marusic dan penyelesaian Lautaro Martinez.
Kekalahan tersebut membuat peluang Lazio lolos ke Liga Europa lewat jalur Coppa Italia resmi tertutup. Situasi itu membuat tekanan terhadap Sarri dan timnya semakin besar menjelang Derby della Capitale.
Sarri mengakui Inter Milan tampil lebih kuat secara teknis dibanding Lazio. Namun dia menyesali dua kesalahan fatal yang dilakukan anak asuhnya sepanjang pertandingan final.
Inter Milan Juara Coppa Italia 2025-2026, Double Winner I Nerazzurri Musim Ini
“Kami sudah menyiapkan pertandingan dengan menurunkan pressing di babak pertama karena kami melihat Inter tidak bisa mempertahankan intensitas selama 90 menit,” ujar Sarri kepada Sport Mediaset, dikutip dari Football Italia.
“Sayangnya, dalam babak pertama yang sebenarnya cukup terorganisasi, kami malah menghadiahkan dua gol kepada Inter dan membuat segalanya jadi lebih sulit,” lanjutnya.
Inter Milan Dapat Kabar Menyakitkan jelang Bentrok Lazio Malam Ini
Sarri menilai Lazio sebenarnya memiliki peluang untuk bangkit melalui Tijjani Noslin dan Boulaye Dia. Namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Selepas final Coppa Italia, perhatian Lazio kini tertuju pada laga panas melawan AS Roma. Namun Sarri justru marah besar terhadap jadwal pertandingan yang direncanakan berlangsung Minggu pukul 12.00 waktu setempat.
5 Pemain Senior Inter Milan Angkat Kaki di Bursa Transfer, Siapa Saja?
Jadwal tersebut berbenturan dengan final tunggal putra Italian Open yang digelar di Foro Italico, kawasan yang sama dengan Stadion Olimpico. Situasi itu dikhawatirkan memicu kepadatan besar di area pertandingan.
“Kalau mereka ingin memainkan derby pada Minggu siang, saya tidak akan datang. Biar mereka melakukannya sendiri,” kata Sarri.
Efek Messi Memudar? Inter Miami Kejar Casemiro untuk Bangkit
Dia juga menuding Lega Serie A membuat banyak kesalahan dalam penyusunan jadwal musim ini. Sarri menyinggung Derby Turin yang sebelumnya juga berbenturan dengan ATP Finals di Turin.
“Ini serangkaian kesalahan dari Lega Serie A. Mereka menjadwalkan Derby Turin saat ATP Finals berlangsung di Turin, lalu Derby Roma saat Italian Open berlangsung di Roma,” tuturnya.
Sarri bahkan menyebut Lazio sebaiknya tidak tampil jika pertandingan tetap dipaksakan digelar Minggu siang. Menurut dia, jadwal tersebut tidak pantas untuk pertandingan sebesar Derby Roma.
“Kalau saya Presiden Lazio, saya bahkan tidak akan membawa tim tampil pada Minggu. Tidak masalah jika kami kena pengurangan poin, saya tetap tidak akan datang,” tegasnya.
Pelatih asal Italia itu juga kecewa karena tidak ada pihak yang mengakui kesalahan dalam penyusunan jadwal Serie A. Dia menilai pertandingan penting yang menentukan tiket kompetisi Eropa tidak layak dimainkan pada jam tersebut.
Editor: Abdul Haris