Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima usai Persija Bungkam Malut United, 9 Kartu Kuning Jadi Sorotan
TERNATE, iNews.id – Mauricio Souza membela Allano Lima yang kembali mendapat kartu kuning saat Persija Jakarta menang 3-2 atas Malut United di Super League 2025-2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa (24/2/2026) malam.
Allano Lima tampil gemilang dengan mencatat dua assist dan terpilih sebagai pemain terbaik. Namun, dia juga menerima kartu kuning pada menit ke-57.
Kartu tersebut menjadi yang kesembilan bagi winger asal Brasil berusia 30 tahun itu sepanjang Super League 2025/2026. Situasi ini memicu sorotan, meski kontribusinya untuk Macan Kemayoran sangat signifikan.
Souza menegaskan pemainnya tidak melakukan pelanggaran verbal atau tindakan yang layak diganjar kartu. Dia menyampaikan pembelaan tegas saat konferensi pers usai pertandingan.
Persija Bungkam Malut United 3-2, Mauricio Souza: Harusnya Ada Gol Tambahan!
"Ya Allano meninggalkan lapangan dengan mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengatakan apa pun kepada pemain lawan, kepada wasit, atau kepada siapa pun. Saat itu ada beberapa pemain yang terlibat, dan satu-satunya pemain yang mendapat kartu adalah Allano," kata Souza, dikutip Rabu (25/2/2026).
Mauricio Souza Blak-blakan Soal Gelar Persija, Senggol Persib
Souza menilai publik terlalu fokus pada kartu kuning dan mengabaikan dampak besar Allano untuk Persija Jakarta. Dua assist melawan Malut United menjadi bukti nyata peran pentingnya.
Dia juga menyoroti kekuatan Malut United di kandang sendiri. Menurutnya, kemenangan Persija memiliki nilai tinggi karena lawan sebelumnya mampu mengalahkan tim pesaing gelar.
Drama 5 Gol di Ternate! Persija Tumbangkan Malut United, Asa Juara Membara
"Malut United menang melawan beberapa lawan yang bersaing untuk gelar di sini, di kandang mereka. Dan kami datang ke sini untuk pertandingan yang sangat sulit dan berhasil menang. Saya pikir ini adalah ketujuh kalinya Alano memenangkan penghargaan pemain terbaik. Tapi kita hanya fokus pada kartu kuningnya, yang sangat menyedihkan," terang Souza.
Lebih lanjut, Souza mengungkapkan sudah berdiskusi langsung dengan Allano terkait akumulasi kartu. Dia melihat pemain kelahiran Rio de Janeiro itu berusaha mengontrol emosi dan tetap profesional di lapangan.
Kalah Dramatis di Ternate, Pelatih Malut United Blak-blakan Sebut Persija Lebih Tajam
"Apakah Alano pemain yang tidak bertanggung jawab sehingga mendapat begitu banyak kartu, atau ada semacam penganiayaan yang menargetkan pemain seperti dia? Kami telah berbicara dengannya beberapa kali dan dia telah mengendalikan dirinya," ucap dia.
"Dia pemain yang bersemangat, pemain yang mencari permainan, yang mencari konfrontasi, tetapi hari ini dia sama sekali tidak melakukan apa pun yang pantas mendapat kartu. Dan saya akan fokus pada kemenangan Persija dan bukan pada kartu Alano," pungkasnya.
Kemenangan 3-2 atas Malut United memperkuat posisi Persija Jakarta di Super League 2025/2026. Di tengah polemik kartu kuning, Mauricio Souza memilih menegaskan fokus tim pada hasil dan kontribusi nyata Allano Lima.
Editor: Abdul Haris