Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Borneo FC Bungkam Bali United, Tempel Persib di Puncak Klasemen Super League
Advertisement . Scroll to see content

Mauricio Souza Ngamuk Usai Persija Dibungkam Persib, Soroti Kesalahan Fatal

Senin, 11 Mei 2026 - 06:00:00 WIB
Mauricio Souza Ngamuk Usai Persija Dibungkam Persib, Soroti Kesalahan Fatal
Mauricio Souza kecewa berat setelah Persija kalah 1-2 dari Persib meski unggul penguasaan bola dan total tembakan pada laga Super League 2025-2026. (Foto: Persija)
Advertisement . Scroll to see content

SAMARINDA, iNews.id - Mauricio Souza kecewa berat setelah Persija Jakarta kalah 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025-2026. Pelatih asal Brasil itu menilai Macan Kemayoran tampil jauh lebih dominan, tetapi gagal mengubah peluang menjadi kemenangan.

Laga klasik tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). Kekalahan itu membuat langkah Persija dalam persaingan musim ini semakin terpukul sekaligus memastikan mereka gagal memburu gelar juara.

Persija sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Tim ibu kota unggul lebih dulu lewat gol Alaeddine Ajaraie pada menit ke-19 setelah menekan pertahanan Persib secara agresif.

Namun Persib mampu bangkit dengan cepat. Adam Alis menjadi pembeda setelah mencetak dua gol pada menit ke-28 dan 37 yang membalikkan keadaan untuk Maung Bandung.

Selepas pertandingan, Mauricio Souza lebih menyoroti performa timnya dibanding hasil akhir laga. Dia menilai Persija tampil superior sepanjang pertandingan jika melihat statistik permainan.

Berdasarkan data pertandingan, Persija menguasai 66 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan. Sementara Persib hanya mencatat 34 persen penguasaan bola dengan tujuh tembakan sepanjang laga.

Mauricio Souza Soroti Finishing Persija

“Tim kami berusaha meraih kemenangan sejak menit pertama. Saya selalu berpatokan pada statistik pertandingan untuk menganalisis apa yang terjadi di lapangan. Tentu memiliki statistik yang lebih baik tidak berarti apa-apa, karena kami tetap harus memenangkan pertandingan,” kata Souza dalam konferensi pers usai laga, dikutip Minggu (10/5/2026).

“Namun, hal yang bisa kami kendalikan adalah membuat tim bermain seperti yang mereka tampilkan hari ini, bagaimana mereka menunjukkan sikap di lapangan. Kami adalah tim yang berani, yang terus bermain dengan bola sepanjang pertandingan, yang melepaskan 19 tembakan ke gawang Bandung, sementara mereka hanya punya tujuh tembakan ke gawang kami,” sambungnya.

Souza mengakui dirinya sama sekali tidak puas dengan hasil tersebut. Menurut dia, dominasi statistik tidak akan berarti jika Persija tetap menelan kekalahan.

“Jadi tentu saja kami tidak puas dengan hasil ini. Jelas kami tidak ingin hanya unggul dalam statistik. Tetapi angka-angka itu menjadi tolok ukur dari semua pekerjaan kami,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Dia juga menyoroti buruknya penyelesaian akhir para pemain Persija. Selain gagal memanfaatkan peluang, Souza menilai timnya melakukan kesalahan fatal yang akhirnya dimanfaatkan Persib menjadi gol.

“Sayangnya, kami tidak cukup efektif untuk memenangkan pertandingan. Sekali lagi, kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi,” tutur Souza.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Souza tetap bersikeras Persija tampil lebih baik dibanding Persib dalam pertandingan tersebut. Dia merasa keberuntungan tidak berada di pihak timnya.

“Saya tidak akan keluar dari sini dengan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk, sama sekali tidak. Karena menurut saya, tim kami jauh lebih baik dibanding lawan, sangat jauh lebih baik,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Persija gagal menang atas Persib sepanjang musim 2025-2026. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persija juga kalah 0-1 lewat gol Beckham Putra.

Hasil itu sekaligus memastikan Persija tersingkir dari perebutan gelar Super League 2025-2026. Sebaliknya, Persib semakin dekat menuju trofi setelah memimpin klasemen dengan koleksi 75 poin dari dua pertandingan tersisa.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut