Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihukum Trump dengan Tarif 10% gegara Greenland, Belanda: Pemerasan!
Advertisement . Scroll to see content

Matthijs de Ligt: Belanda Tersingkir dari Euro 2020 karena Kesalahanku 

Senin, 28 Juni 2021 - 14:40:00 WIB
Matthijs de Ligt: Belanda Tersingkir dari Euro 2020 karena Kesalahanku 
Matthijs de Ligt mengakui kegagalan Belanda di Euro 2020 karena ulahnya. De Ligt kena kartu merah di laga babak 16 besar Euro 2020 kontra Republik Ceko (foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BUDAPEST, iNews.id- Belanda harus tersingkir dari Euro 2020 karena kalah dari Republik Ceko di babak 16 besar Euro 2020. Bek Timnas Belanda, Matthijs de Ligt mengakui kegagalan Belanda salah satu karena ulahnya.

De Ligt terkena kartu merah di awal babak kedua. Kartu merah itu akhirnya merubah semua jalannya pertandingan.

Bermain di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Minggu (27/6/2021), De Ligt tampil kuat dan konsisten selama jalannya babak pertama. Tim Oranje mampu menahan serangan para penyerang Ceko dan mengakhiri babak dengan 0-0.

Malapetaka terjadi pada menit 55 di babak kedua. De Ligt yang mencoba menghalangi lari salah seorang pemain Ceko harus terjatuh hingga secara refleks menghentikan laju bola dengan tangannya.

Wasit yang awalnya hanya memberikan kartu kuning, melihat tayangan ulang VAR untuk menganalisis secara detail kejadian tersebut. Akhirnya, De Ligt dianggap sebagai pemain terakhir yang melakukan pelanggaran tersebut sehingga pantas diganjar kartu merah.

Setelahnya, Belanda dengan 10 pemainnya tak mampu menahan serangan Ceko yang semakin gencar. Alhasil,terciptalah dua gol dari kaki Tomas Holes (68’) dan Patrik Schick (80’) menghentikan langkah mereka melaju ke babak perempat final.

De Ligt menyampaikan rasa penyesalannya secara ceroboh melakukan tindakan tersebut. Padahal, saat itu Timnas Belanda memiliki kendali atas jalannya pertandingan.

“Saya pikir kami memiliki permainan di bawah kendali. Kami memiliki beberapa peluang, terutama di babak pertama. Saya juga tidak merasa mereka menciptakan banyak peluang. Tapi kartu merah jelas membuat perbedaan,” ucap De Ligt dikutip laman resmi UEFA, Senin (28/6/2021).

“Tentu saja, rasanya tidak enak. Kami pada dasarnya kalah dalam pertandingan karena apa yang saya lakukan. Kalau dipikir-pikir, saya seharusnya tidak membiarkan bola memantul," kata pemain yang berposisi di bek tengah ini.

Dengan ini, berhentilah sudah perjalanan tim asuhan Frank de Boer di Euro 2020 ini. Hasil ini menambah catatan tim Oranje yang belum pernah juara di ajang ini setelah terakhir kali pada 1988.

Sementara bagi Ceko tampil di perempat final merupakan ulangan sejarah yang terakhir kali mereka dapatkan pada 2012 silam. Dalam laga nanti, tim asuhanJaroslav Silhavyakan menghadapi Denmark pada Sabtu 3 Juli 2021 mendatang di Baku Olympic Stadium.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut