Mati Kutu, Thailand Dibantai Jepang di Piala Asia U-20 2025
SHENZHEN, iNews.id - Timnas Thailand U-20 mati kutu di hadapan Jepang pada matchday pertama Grup D Piala Asia U-20 2025 di Shenzhen Youth Football Training, Shenzhen, China, Jumat (14/2/2025) sore. Tim berjuluk The War Elephants itu kalah telak 0-3.
Jepang tampil agresif sejak awal laga melawan Thailand. Mereka berusaha mencetak gol cepat dalam laga itu.
Akhirnya Jepang bisa memecah kebuntuan menit ke-14. Hisatsugu Ishii yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Tim berjuluk Samurai Biru itu mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-33. Rio Ichihara mampu dengan tenang mengeksekusi penalti.
Jadwal Piala Asia U-20 2025 Hari Ini: Jepang vs Thailand, Korea Selatan Lawan Suriah
Thailand bukan tanpa perlawanan. Mereka berusaha menembus kokohnya lini pertahanan Jepang, tapi belum berbuah gol. Keunggulan dua gol Jepang bertahan hingga turun minum.
Baru pada babak kedua, Jepang menambah pundi-pundi golnya. Kali ini gol tersebut dicetak oleh Ryunosuke Sato dengan memaksimalkan umpan Rei Umeki pada menit ke-69.
Pelatih Iran Belum Puas Bantai Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025
Thailand masih kesulitan meladeni permainan Jepang. Pasalnya, mereka belum mampu mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan.
Dibantai Iran, Timnas Indonesia U-20 Masih Punya Peluang di Piala Asia U-20 2025? Simak Morning News!
Di sisi lain Jepang bermain sangat solid. Mereka akhirnya bisa mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain Jepang U-20 Vs Thailand U-20
Hasil Piala Asia U-20 2025: Duel Ketat, Uzbekistan Tumbangkan Yaman
Jepang U-20 : Riul Araki; R Umeki, Rion Ichihara, H Shiokawa, Hagumu Nakagawa, Yuto Ozeki, K Ogura, Hisatsugu Ishii, Niko Takahashi, Ryunosuke Sato, Rento Takaoka.
Pelatih : Koichi Togashi
Thailand : A Samran; Piyawat Petra, J Khuantanom, Singha Marasa, Parinya Nusong, Pikanet Laohawiwat, Thanakrit Chormuangpak, Dutsadee Buranajutanon, Phongsakon Sangkasopga, Paripan Wongsa, Yatsakorn Burapha.
Pelatih : Emerson Pereira Da Silva.
Editor: Reynaldi Hermawan