Materazzi Berterima Kasih Ibrahimovic Mau Tinggalkan Inter Milan
MILAN, iNews.id - Marco Materazzi menyindir keputusan Zlatan Ibrahimovic bergabung dengan Barcelona di masa lalu. Kepergian Ibra justru membawa berkah tersendiri bagi Inter Milan.
Ibrahimovic pernah berseragam Inter Milan dalam rentang 2006 hingga 2009. Selama itu, dia berhasil mempersembahkan trofi scudetto (3) dan Supercoppa Italiana (2).
Di awal musim 2009/2010, Ibra memutuskan hengkang dari Giuseppe Meazza ke Barcelona. Barca yang saat itu dilatih Pep Guardiola sedang bagus-bagusnya, mereka baru saja menjuarai Liga Champions Eropa 2008/2009.
Hal itulah yang menjadi pertimbangan Ibra mau bergabung. Sebagai paket kesepakatan transfer Ibrahimovic, Inter mendapatkan Samuel Eto'o.
Sejarah Hari Ini: Inter Milan Juara Liga Champions 2009/10 Sempurnakan Rekor Treble Winners
Pertukaran tersebut justru memberi keuntungan bagi Inter. Bagaimana tidak, Eto'o sukses mengantarkan I Nerazzurri meraih tiga gelar dalam semusim (treble winners) yaitu trofi Coppa Italia, Scudetto dan Liga Champions Eropa 2009/2010.
Sial bagi Ibra, pindah ke Barcelona dia malah gagal juara Liga Champions. Di semifinal, El Barca takluk dengan agregat 2-3 dari Inter Milan.
Zlatan Ibrahimovic Terancam Sanksi karena Geber Ferrari Ilegal
Materazzi senang pertukaran tersebut terealisasi, sebab dengan bantuan Eto'o Inter berhasil mengukir sejarah sebagai tim Italia pertama yang mampu meraih hattrick gelar.
"Tidak benar kalau ada persaingan antara saya dan Ibrahimovic," kata Materazzi.
Materazzi Sebut Gattuso Penyebab Dirinya Ditanduk Zidane pada Piala Dunia 2006
"Saya malah akan berterima kasih kepada Ibra selamanya, karena jika dia tidak pergi ke Barcelona, Eto'o tidak akan datang. Dia membantu saya," ucapnya.
Eto'o memperkuat Inter sampai musim 2011/2012. Selama tiga musim pria asal Kamerun juga mempersembahkan gelar Supercoppa Italiana dan Piala Dunia Antarklub. Dia mencatatkan 102 penampilan dengan total 53 gol.
Materazzi Kesal Dibenci Orang Italia karena Insiden Final Piala Dunia 2006
Editor: Arif Budiwinarto