Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun Gegara Tendangan Kungfu, Bhayangkara FC Naik Banding
Advertisement . Scroll to see content

Marc Klok Murka! Dituduh Rasis ke Pemain Bhayangkara FC, Ruang Ganti Timnas Ikut Panas

Sabtu, 02 Mei 2026 - 15:20:00 WIB
Marc Klok Murka! Dituduh Rasis ke Pemain Bhayangkara FC, Ruang Ganti Timnas Ikut Panas
Marc Klok membantah tuduhan rasisme dari Bhayangkara FC dan mengungkap kronologi sebenarnya usai laga pekan ke-30 Super League 2025-2026.. (Foto: Persib)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idMarc Klok langsung membantah tuduhan rasisme yang dilayangkan Bhayangkara FC usai laga pekan ke-30 Super League 2025-2026. Gelandang Persib Bandung tersebut menilai tudingan itu tidak berdasar dan merusak nama baiknya.

Isu panas ini mencuat pada Sabtu (2/5/2026) pagi. Bhayangkara FC menuding Marc Klok melakukan ujaran rasial terhadap penyerang mereka, Henri Doumbia, saat kedua tim bertemu pada Kamis (30/4/2026).

Tak hanya melontarkan tuduhan, Bhayangkara FC juga melaporkan insiden tersebut ke Match Commissioner dan Komite Disiplin PSSI. Langkah ini langsung memicu perhatian publik sepak bola nasional.

Marc Klok merespons tegas. Dia menolak seluruh tuduhan dan menjelaskan kronologi kejadian di lapangan. Menurut dia, ucapan yang disampaikan sama sekali tidak mengandung unsur rasial.

“Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back',” ujar Marc Klok. "Kami kemudian membicarakan hal tersebut. la meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'."

“la mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya,” tulis Klok.

Klok menegaskan masalah di lapangan sebenarnya sudah selesai. Dia dan pemain Bhayangkara FC sudah berdiskusi langsung dan sepakat terjadi kesalahpahaman.

Namun situasi berubah setelah pertandingan. Klok menyoroti sikap manajer Bhayangkara FC, Sumardji, yang terus melontarkan tuduhan meski tidak berada dekat kejadian.

Kondisi ini jelas tak bagus buat Timnas Indonesia. Seperti diketahui Sumardji merupakan Ketua Badan Tim Nasioan Indonesia dan Klok merupakan penggawa Garuda proyeksi Piala AFF 2026.

“Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan,” papar Klok.

Tuduhan tersebut membuat Klok merasa dirugikan secara personal. Dia menyampaikan keberatan langsung dan meminta agar tudingan dihentikan.

“Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut," ujar gelandang Timnas Indonesia ini.

Bagi Klok, persoalan ini sudah melewati batas sportivitas. Dia menilai tuduhan yang terus digulirkan tidak mencerminkan semangat sepak bola.

“Saya menilai perilaku ini telah melampaui batas sepak bola dan esensi dari permainan ini.”

“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliran dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar,” tandasnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut