Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Barcelona Kehilangan Pemain Muda Lagi, Jebolan La Masia Pilih Pergi Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Presiden Barcelona Ditangkap Polisi, Koeman Bilang Begini

Selasa, 02 Maret 2021 - 20:28:00 WIB
Mantan Presiden Barcelona Ditangkap Polisi, Koeman Bilang Begini
Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (Foto: REUTERS)
Advertisement . Scroll to see content

BARCELONA, iNews.id – Pelatih Barcelona Ronald Koeman akhirnya buka suara soal ditangkapnya Josep Maria Bartomeu, mantan presiden klub tersebut.

Bartomeu ditangkap Mossos d'Esquadra, kepolisian Katalan, di rumahnya, Senin (1/3/2021) pagi waktu setempat. Penangkapan ini terkait dengan skandal Barcagate pada Februari 2020. Kepolisian melakukan penahanan setelah menggeledah kantor klub Katalan itu di hari yang sama.

Bukan hanya Bartomeu, kepolisian juga menciduk CEO Barcelona Oscar Grau dan Kepala urusan legal klub, Roman Gomez Ponti, di Camp Nou. Sementara mantan direktur Barcelona, Jaume Masferrer, ditangkap di rumahnya.

Skandal Barcagate menyeruak di media pada Februari tahun lalu. Kala itu, Barcelona diduga membayar buzzer untuk menyerang tokoh-tokoh klub tersebut, dan beberapa pemain, termasuk ikon klub Lionel Messi, yang menentang rezim Bartomeu. Dalam kasus itu, para petinggi klub juga diduga kuat melakukan korupsi.

Merespons kabar tersebut, Koeman mengaku prihatin. Menurutnya, berita tersebut mencoreng nama besar klub asal Katalan itu.

"Ini bukan citra yang bagus untuk klub," kata Koeman dalam konferensi pers jelang Barcelona menghadapi Sevilla pada leg kedua semifinal Copa del Rey, dikutip Marca, Selasa (2/3/2021).

"Kami harus menunggu dan melihat apa yang terjadi. Saya tidak di sini (pada saat itu), saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami harus fokus pada sepak bola,” ujarnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut