Mantan Pacar Mbappe Dukung Rival Prancis di Piala Dunia 2026, Busana Seksi Jadi Sorotan!
MIAMI, iNews.id – Pacar Manuel Ugarte, Georgia May Heath, langsung mencuri perhatian publik saat tampil mendukung Uruguay di Piala Dunia 2026. Penampilannya begitu memukau dari tribun stadion Amerika Serikat.
Georgia May Heath, 29 tahun, dikenal sebagai konten kreator dan TikToker. Dia menjalin hubungan dengan gelandang Manchester United, Manuel Ugarte, hampir satu tahun setelah keduanya go public pada Juli lalu.
Georgia ikut terbang ke Amerika Utara untuk mendampingi Ugarte yang memperkuat Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Marcelo Bielsa tersebut tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Melalui Instagram, Georgia mengunggah sejumlah foto saat mengenakan jersey Celeste berukuran kecil ketika menyaksikan laga perdana Uruguay melawan Arab Saudi. Dia terlihat memberi dukungan langsung dari tribun stadion Miami pada Senin waktu setempat.
Model media sosial yang menetap bergantian di Inggris dan Australia tersebut langsung memancing reaksi besar. Sebanyak 237 ribu pengikut Instagram-nya memenuhi kolom komentar dengan pujian.
“Cantik,” tulis seorang penggemar. Komentar lain berbunyi, “Outfit-nya lucu.” Ada pula yang menulis, “Ratu,” serta “Kamu terlihat memukau dengan jersey kami.” Pujian singkat seperti “Berharga” dan “Cinta” turut membanjiri unggahan tersebut.
Dalam pertandingan tersebut, Ugarte tampil sebagai starter. Uruguay harus menerima hasil mengejutkan berupa imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada laga pembuka grup.
Georgia May Heath sebelumnya sempat dikaitkan secara romantis dengan Kylian Mbappe. Hubungan itu mencuat saat Mbappe masih satu tim dengan Ugarte di Paris Saint-Germain selama satu musim sebelum keduanya hengkang pada 2024.
Mbappe kini membela Real Madrid dan juga tampil di Piala Dunia. Dia membuka turnamen dengan gemilang usai membawa Timnas Prancis menang 3-1 atas Senegal lewat dua gol.
Sorotan publik pun terbagi antara aksi para bintang di lapangan dan pesona Georgia May Heath di tribun, menjadikannya salah satu figur paling dibicarakan di awal Piala Dunia.
Editor: Reynaldi Hermawan