Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Pemain Liverpool Ditangkap di Bandara Luton atas Kasus Penganiayaan dan Penipuan
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Bintang Liverpool Ditangkap Polisi, Kasus Apa?

Senin, 16 Februari 2026 - 17:57:00 WIB
Mantan Bintang Liverpool Ditangkap Polisi, Kasus Apa?
Mantan bintang Liverpool dan Inggris U21, Jordon Ibe, ditangkap atas dugaan serangan fisik (Foto: Liverpool)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Mantan bintang Liverpool dan Inggris U21, Jordon Ibe, ditangkap pada akhir Januari 2026 di Bandara Luton terkait dugaan serangan fisik yang terjadi pada Desember 2025. Pemain berusia 30 tahun itu kini telah dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan hadir di Croydon Magistrates’ Court pada 6 Maret.

Ibe pernah diprediksi menjadi bintang masa depan Premier League, terutama setelah Raheem Sterling pindah ke Manchester City pada 2015. Mantan pemain Liverpool, John Aldridge, pernah mengatakan, “Raheem jelas pemain yang sangat berbakat, tetapi Liverpool punya pengganti top di Jordon Ibe. Saya sudah menonton Jordon bermain sejak dia berusia 15 tahun. Dia pemain hebat dan punya banyak potensi.”

Hanya setahun setelah pujian tersebut, Ibe meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Bournemouth dengan biaya transfer £15 juta atau sekitar Rp344 miliar. Sejak saat itu, kariernya terus menurun, hingga akhirnya meneken kontrak dengan klub Bulgaria, Lokomotiv Sofia, pada 2025.

Menurut laporan The Sun, Ibe menghadapi tuduhan assault atau serangan fisik yang diduga terjadi pada 14 Desember 2025. Juru bicara kepolisian mengatakan: “Jordon Ibe telah didakwa dengan actual bodily harm. Tuduhan ini terkait serangan yang diduga terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025. Dia ditangkap di Bandara Luton pada Jumat, 30 Januari, dan dibawa ke tahanan.”

Sebelumnya, Ibe kembali dari Bulgaria untuk menghadiri sidang kasus berbeda. Winger ini mengaku menggunakan resep obat secara ilegal untuk obat insomnia Zolpidem dan sempat didenda £230 atau sekitar Rp5,28 juta di Highbury Corner Magistrates Court, termasuk membayar biaya £85 (Rp1,95 juta) dan surcharge korban £72 (Rp1,65 juta).

Selama kariernya di Bournemouth, Ibe tampil 92 kali namun hanya mencetak lima gol, periode yang dianggap mengecewakan. Mantan pemain Inggris U21 itu kemudian bergabung dengan Derby County pada 2020 secara gratis, tetapi hanya bermain sekali sebelum pindah ke Adanaspor di Turki.

Lokomotiv Sofia menjadi klub ke-13 dalam karier Ibe, setelah hanya 17 hari di klub non-liga Sittingbourne FC. Pada 2025, dia sempat muncul di Baller League UK bersama tim John Terry, menghasilkan £400 (Rp9,18 juta) per pertandingan.

Ibe juga terbuka mengenai masalah kesehatan mentalnya, mengatakan: “Saya merasa berada di tempat gelap karena menderita depresi. Ini bukan skema media atau untuk membuat nama saya terdengar, saya hanya benar-benar kesulitan.”

Meski berada di Bulgaria sejak November 2025, Ibe belum tampil untuk Lokomotiv Sofia dan kini menghadapi babak hukum yang dapat semakin mempersulit kebangkitan kariernya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut