Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Kekalahan Beruntun, Semen Padang di Ujung Degradasi: Pelatih Akui Masalah Mental
Advertisement . Scroll to see content

Manajemen Ultimatum Skuad Arema FC Usai Dibantai Persebaya, 4 Laga Sisa Jadi Penentuan

Kamis, 30 April 2026 - 14:56:00 WIB
Manajemen Ultimatum Skuad Arema FC Usai Dibantai Persebaya, 4 Laga Sisa Jadi Penentuan
Arema FC dalam tekanan usai kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya di Derbi Jatim Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026). (Foto: I.League)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id – Manajemen Arema FC mengeluarkan ultimatum keras kepada skuad usai kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya di Derbi Jatim Super League 2025-2026.

Laga pekan ke-30 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026), menjadi pukulan besar bagi tim. Hasil tersebut memicu evaluasi menyeluruh dari internal klub.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan tidak ada ruang untuk mengabaikan performa tim di lapangan.

“Kami sangat memahami kekecewaan Aremania. Harapan besar ada pada laga derbi ini setelah tren positif saat melawan Persib, tetapi hasilnya berbeda,” ujarnya, dikutip dari situs resmi I.League, Kamis (30/4/2026).

Dia menekankan seluruh pemain harus menunjukkan tanggung jawab di sisa musim kompetisi.

“Kami instruksikan secara tegas agar empat laga sisa menghasilkan poin maksimal sebagai pembuktian profesionalisme,” tegasnya.


Empat Laga Jadi Ujian Mental

Empat pertandingan tersisa kini menjadi fase krusial bagi Arema FC. Setiap laga memiliki arti penting untuk menjaga kehormatan klub.

Tim tidak lagi punya ruang untuk kesalahan. Hasil maksimal menjadi target mutlak dalam upaya memperbaiki posisi.

Manajemen juga mengakui adanya faktor teknis yang memengaruhi performa tim. Jadwal padat menjadi salah satu penyebab utama.

Dalam waktu singkat, Arema FC harus menghadapi dua laga berat dengan intensitas tinggi melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Kondisi tersebut berdampak pada stamina pemain. Penurunan performa terlihat jelas saat menghadapi Persebaya.

Meski begitu, manajemen tetap memberi apresiasi kepada Aremania. Suporter dinilai tetap mendukung dengan cara yang dewasa.

“Kami berterima kasih kepada Aremania yang luar biasa dalam memberikan dukungan serta menyampaikan evaluasi secara elegan,” ungkapnya.

Dia mengajak semua pihak melihat situasi ini sebagai persoalan teknis yang harus segera diperbaiki.

Dengan tekanan besar di empat laga terakhir, Arema FC dituntut menunjukkan respons nyata. Hasil di akhir musim akan menjadi penilaian atas profesionalisme tim.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut