MANCHESTER, iNews.id - Manchester United kalah dari Galatasaray dengan skor 2-3. Pelatih The Red Devils, Erik Ten Hag, menyoroti keroposnya pertahanan skuadnya saat memainkan laga Grup A Liga Champions 2023/2024 di Old Trafford, Rabu (4/9/2023) dini hari WIB.
Rasmus Hojlund menjadi pencetak gol bagi Man United, pada menit ke-17 dan 67. Namun, Galatasaray mampu tampil solid, dan menang berkat torehan Wilfried Zaha (23), Muhammed Kerem Akturkoglu (71) dan Mauro Icardi (81).
Link Live Streaming Timnas Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026, Klik di Sini!
Man United sebenarnya mampu tampil lebih baik pada laga tersebut. Mereka bahkan menguasai 56 persen aliran bola. Namun, Ten Hag menilai seharusnya sektor pertahanan bisa diperbaiki.
“Kami mampu menguasai pertandingan, bahkan dua kali unggul. Tetapi, kami membuat keadaan sulit dengan memberikan lawan gol. Kami seharusnya bertahan pada momen itu dan bermain lebih baik pada area tertentu,” kata Ten Hag di laman resmi UEFA.
Hasil Lengkap Liga Champions 2023/2024 Semalam: Man United dan Arsenal Kompak Kalah, Real Madrid Bekuk Napoli
Juru taktik asal Belanda tersebut kesal dengan pertahanan Man United yang keropos. Pasalnya, dia sadar jika tidak mudah untuk mencetak gol pada pertandingan Liga Champions.
“Hasil ini membuat frustrasi. Karena tidak mudah untuk mencetak gol di kompetisi ini, sehingga harus lebih fokus. Kami harus memastikan tidak cepat kebobolan. Kami juga harus menjaga bola dan mengendalikan laga. Kami harus memperbaikinya,” ujarnya.
Komite Wasit Ngaku Salah, Jurgen Klopp Bawa-Bawa Man United
Dengan dua kekalahan beruntun di fase grup, Man United menempati posisi juru kunci Grup A. Walau demikian, Ten Hag masih optimistis dengan peluang Man United ke fase selanjutnya.
“Semua masih terbuka. Setiap pertandingan berat, tetapi kami tahu harus berbuat apa dan yang diminta, agar mampu bertahan. Kami akan menjaga posisi tetap terbuka dan lolos dari fase grup,” tutur Ten Hag.
Man United Masih Diterpa Badai Cedera, Erik ten Hag Bakal Beri Kesempatan Pemain Muda Lagi?
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan