Man City Ditahan Everton, Guardiola: Pacuan Juara di Tangan Arsenal!
MANCHESTER, iNews.id – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui armadanya sudah kehilangan kendali dalam pacuan juara Liga Inggris 2025-2026 usai ditahan Everton 3-3 pada pekan ke-35, Selasa (5/5/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang tersebut membuat posisi Man City semakin sulit dalam perburuan trofi. The Citizens kini tertinggal lima poin dari Arsenal dan hanya memiliki satu laga sisa lebih banyak dibanding rivalnya tersebut.
Sebelum pertandingan, Man City masih memiliki dua laga tunda dan tertinggal enam poin dari Arsenal. Situasi itu memberi harapan besar untuk membalikkan keadaan. Namun hasil imbang melawan Everton mengubah segalanya.
Everton tampil mengejutkan dengan mencetak tiga gol hanya dalam 13 menit di babak kedua. Situasi ini membuat Man City kehilangan momentum dan gagal mengamankan kemenangan penting.
Hasil Lengkap Liga Inggris: Arsenal Hancurkan Fulham 3-0, Unggul 6 Poin dari Man City
Pep Guardiola secara terbuka mengakui situasi sulit yang dihadapi timnya. Dia menegaskan peluang juara kini tidak sepenuhnya berada di tangan Man City.
“Kami mengambil satu poin dan selama semuanya belum selesai, kami akan terus berjuang,” ujarnya usai laga kepada Sky Sports.
Enzo Maresca Buka Peluang Latih Napoli, Tapi Man City Tetap Jadi Prioritas
“Ini lebih baik dibanding kalah. Kami bermain untuk menang. Itu menunjukkan seperti apa tim ini. Kami sudah mencoba dan kami melakukannya,” tuturnya.
“Sekarang (pacuan juara) tidak lagi di tangan kami. Sebelumnya ada di tangan kami. Sekarang tidak,” tegasnya.
Man City Usir Arsenal dari Puncak Klasemen, Guardiola: Luar Biasa!
Dia juga menambahkan Man City harus menyapu bersih sisa pertandingan jika ingin menjaga peluang. Selain itu, mereka kini bergantung pada hasil tim lain.
“Kami harus melakukannya dalam empat pertandingan tersisa di Liga Inggris. Ini akan mirip saat melawan Brentford. Kita lihat saja apa yang terjadi,” katanya.
Resmi! Juventus Tantang Chelsea, Inter Hadapi Man City di Hong Kong
Jérémy Doku yang mencetak dua gol dalam laga tersebut, termasuk gol penyeimbang di akhir pertandingan, mengaku hasil ini terasa menyakitkan.
“Rasanya menyakitkan sekarang. Masih banyak pertandingan tersisa. Kami kehilangan dua poin hari ini,” ujarnya.
“Kami akan terus berjuang. Kami berutang kepada diri kami sendiri dan kepada para pendukung,” ucapnya.
Guardiola juga memberikan penilaian terhadap permainan Everton. Dia menyebut laga tandang melawan Everton selalu sulit bagi timnya.
“Bermain tandang melawan Everton selalu sulit dan saya memberi mereka pujian atas ketenangan serta agresivitas mereka,” ungkapnya.
“Di babak kedua mereka meningkat. Kami tidak memiliki banyak kontrol dan kebobolan. Setelah itu mereka kembali dan membuat pertandingan menjadi sangat keras dalam duel,” katanya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Guardiola tetap melihat performa timnya cukup baik secara keseluruhan. Namun, solidnya pertahanan Everton membuat Man City kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Editor: Abdul Haris