Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dean James Beri Kabar Buruk dari Belanda! John Herdman Harap-Harap Cemas
Advertisement . Scroll to see content

Malaysia Tersingkir, Tan Cheng Hoe: Kami Tak Kuat Satu Lawan Satu dengan Indonesia

Senin, 20 Desember 2021 - 08:16:00 WIB
Malaysia Tersingkir, Tan Cheng Hoe: Kami Tak Kuat Satu Lawan Satu dengan Indonesia
Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe berkomentar usai timnya dibantai Indonesia 1-4 pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2020, Minggu (19/12/2021) malam WIB. (Foto: Piala AFF)
Advertisement . Scroll to see content

KALLANG, iNews.id - Timnas Malaysia dikalahkan Indonesia dengan skor telak 1-4 dalam laga terakhir Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Kallang, Minggu (19/12/2021) malam WIB. Usai laga tersebut, pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe mengakui pemainnya tidak kuat satu lawan satu melawan Indonesia.

Malaysia mampu mencetak gol lebih dulu lewat aksi Kogileswaran Raj pada menit 13'. Kecolongan satu gol rupanya memicu Indonesia untuk bangkit.

Indonesia pun melakukan combecak lewat winger Irfan Jaya. Dua golnya menjelang turun minum menerbitkan asa Indonesia untuk menang.

Pada babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Meski Malaysia lebih menguasai bola, tim Garuda terbukti lebih banyak melancarkan tembakan.

Hasilnya, dua gol tambahan tercipta lewat sepakan terarah Pratama Arhan pada menit 50'. Lalu sebelum laga usai, pemain pengganti Elkan Baggott mencetak gol perdana di Timnas Indonesia melalui tandukannya.

Kalah penguasaan bola, tapi unggul dalam efektivitas penyerangan. Indonesia tercatat lebih mengancam dengan melepaskan 15 kali tembakan ke kubu Malaysia.

Tan Cheng Hoe selaku juru taktik Malaysia pun menyayangkan hal itu. Menurutnya, intensitas permainan yang dihadirkan pemain Indonesia membuat dirinya gigit jari meski sudah menunjukkan performa terbaik.

“Kami memiliki keunggulan pada 30 menit awal laga, tapi karena intensitas permainan, maka kami tidak menjaga kembali bentuk dan garis pertahanan kami,” kata Tan Cheng Hoe pada jumpa pers pascalaga, dikutip Senin (20/12/2021).

Lebih lanjut, Tan Cheng Hoe mengakui pemainnya kalah kualitas. Pria berusia 53 tahun itu mengatakan pemainnya selalu kalah duel dan tidak berdaya menahan kecepatan penggawa Tim Garuda.

“Karena intensitas dan tempo yang tinggi, kami tahu Indonesia memiliki pemain yang cepat. Jadi tentu saja pemain kami tidak kuat ketika duel satu lawan satu, baik dalam bertahan maupun menyerang,” sambungnya.

Indonesia pun lolos sebagai juara Grup B dengan perolehan 10 poin, hasil tiga kemenangan dan satu kali imbang. Tim Garuda memiliki jumlah poin yang sama dengan Vietnam yang di laga lainnya menggasak Kamboja dengan skor 4-0. Namun, Indonesia bisa di puncak berkat unggul produktivitas gol.

Sementara Malaysia mengubur mimpi untuk melaju ke babak semifinal. Anak asuh Tan Cheng Hoe bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi enam poin, hasil dua kemenangan dan dua kekalahan.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut