Main Terus Sejak Euro-Olimpiade 2020, Pedri: Orang Normal Pasti Capek tapi Saya Nggak
TOKYO, iNews.id- Pedri harus merelakan waktu istirahatnya usai Euro 2020 dengan ikut membela Timnas Spanyol U23 di Olimpiade Tokyo 2020. Hebatnya, Pedri tidak merasa capek.
Bintang Barcelona itu adalah pemain kunci tim Ronald Koeman musim lalu, kemudian Spanyol asuhan Luis Enrique di Euro 2020. Dan kini Pedri menjadi pemain penting di La Furia Roja Muda di Olimpiade Tokyo 2020.
Menurut ESPN, total Pedri sudah bermain sebanyak 72 laga sejak 2020-2021. Pedri juga tercatat telah bermain selama 1.068 menit sejak Euro 2020 hingga Olimpiade 2020.
Banyak publik yang menilai Pedri kecapekan dengan menit bermain sebanyak itu. Namun, gelandang berusia 18 tahun ini menegaskan sedang dalam kondisi baik-baik saja. Dia berusaha semaksimal mungkin beristirahat jika Timnas Spanyol tidak bermain.
Amerika Serikat Raih Perunggu Sepak Bola Putri Olimpiade, Rapinoe Cetak 2 Gol Spektakuler
"Saya merasa baik," kata Pedri dikutip dari Marca, Kamis (5/8/2021).
"Itu normal bagi orang-orang untuk mengatakan bahwa saya pasti lelah, tetapi saya mencoba untuk beristirahat dengan baik setelah setiap pertandingan. Anda harus beristirahat sebanyak yang Anda bisa untuk memberikan segalanya untuk tim," ujarnya.
Hasil Semifinal Basket Olimpiade Tokyo 2020: Hajar Australia, Amerika Serikat Lolos ke Final
Kini dia bersiap melawan Brasil di final Olimpiade Tokyo 2020. Dia ingin menutup perjalanan panjang di Timnas Spanyol tahun ini dengan medali emas.
Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Spanyol Vs Brasil, Adu Gengsi Tim Kaya Talenta
"Saya tidak tahu bahwa saya bisa menjadi peraih medali emas pertama dari Tenerife. Saya bangga mewakili Kepulauan Canary," tuturnya.
"Ini sulit, tapi saya harap kami bisa menang. Ini akan menjadi hal yang sangat bagus untuk dilakukan," ujarnya.
Cerita Wahyana, Guru Asal Godean Sleman yang Pimpin Final Bulutangkis Olimpiade
Spanyol akan melawan Brasil di final Olimpiade 2020. Laga itu akan berlangsung pada Sabtu (7/8/2021).
Editor: Ibnu Hariyanto