Madura United Latihan Normal meski Achsanul Qosasi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi BTS
PAMEKASAN, iNews.id- Presiden Madura United, Achsanul Qosasi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan korupsi proyek Menara Base Transceiver Station (BTS). Tenyata, penetapan tersangka itu tak mengganggu persiapan Madura United menatap lanjutan Liga 1.
Achsanul, yang juga merupakan Anggota III Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dikenakan Pasal 12B, atau Pasal 5 ayat 2 huruf B juncto pasal 15 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, atau Pasal 5 Pencucian Uang. Dia diduga menerima uang sebesar Rp40 miliar dari korupsi BTS 4G.
Achsanul memenuhi panggilan untuk diperiksa pada Jumat (3/11/2023) pagi WIB. Setelah menjalani pemeriksaan, Achsanul keluar dengan sudah mengenakan rompi merah muda dan tangan terborgol.
Diketahui Achsanul akan ditahan di Rutan Salemba, Jakarta selama 20 hari. Manajemen Madura United kemudian menjelaskan kondisi tim usai ditetapkannya sang Presiden klub sebagai tersangka.
Anggota BPK Achsanul Qosasi Diduga Terima Rp40 Miliar terkait Kasus Korupsi BTS Kominfo
Manajer Madura United, Umar Wachdin mematikan bahwa kegiatan tim tetap berjalan normal. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tetap menjalani sesi latihan jelang menghadapi Persik Kediri pada lanjutan Liga 1 2023-2024.
“Hari ini latihan untuk mempersiapkan pertandingan menghadapi Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-19,” kata Umar Wachdin dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023).
Harta Kekayaan Achsanul Qosasi, Anggota BPK Tersangka Korupsi BTS Kominfo
Penetapan Achsanul sebagai tersangka tidak mempengaruhi aktivitas sepak bola tim asuhan Mauricio Souza. Umar Wachdin mengatakan para pemain tetap fokus memperbaiki hasil minor di laga sebelumnya dan bertekad bangkit.
“Saat ini tim fokus memperbaiki hasil negatif dari empat pertandingan terakhir dan kami sudah kehilangan banyak poin di pertandingan tersebut,” ujar Umar Wachdin.
Profil Achsanul Qosasi, Anggota BPK dan Bos Madura United Jadi Tersangka Korupsi BTS Kominfo
“Maka kami menargetkan akan mengganti poin yang hilang tersebut di pertandingan bulan ini,” pungkasnya.
Madura United hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga sebelumnya. Mereka juga kebobolan hingga delapan gol pada lima laga tersebut.
Achsanul Qosasi Langsung Ditahan usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS Kominfo
Jika terus menderita hasil minor, bukan tak mungkin Madura United terlempar dari zona empat besar. Adapun laga kontra Persik Kediri akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, pada 8 November 2023 mendatang.
Editor: Ibnu Hariyanto