Maarten Paes Kecewa Ajax Kalah dari Groningen, Soroti Mentalitas Tim
GRONINGEN, iNews.id - Maarten Paes meluapkan kekecewaan setelah Ajax Amsterdam kalah 1-3 dari Groningen dalam lanjutan Liga Belanda 2025-2026. Kiper Timnas Indonesia itu menilai timnya tidak menunjukkan semangat yang cukup setelah turun minum.
Maarten Paes tampil penuh saat Ajax Amsterdam bertandang ke Stadion Euroborg pada Sabtu (7/3/2026). Namun hasil pertandingan tidak berpihak kepada De Godenzonen yang harus pulang dengan kekalahan.
Pada babak pertama, kedua tim sempat bermain cukup seimbang. Situasi berubah setelah jeda pertandingan ketika Groningen mampu memanfaatkan peluang dan mencetak gol tambahan.
Paes mengaku kecewa dengan sikap timnya setelah kembali dari ruang ganti. Menurut dia, Ajax tidak menunjukkan energi dan mentalitas yang kuat untuk membalikkan keadaan.
Maarten Paes Blak-blakan! Suporter Timnas Indonesia Disebut Segila Fans Argentina
“Di babak pertama, selain gol itu, tidak banyak yang terjadi, tetapi kami tidak keluar dari ruang ganti dengan semangat yang kuat,” kata Maarten Paes dikutip dari Voetbal International, Senin (9/3/2026).
Dia juga menyoroti respons tim setelah tertinggal dalam pertandingan. Paes menilai Ajax tidak memperlihatkan karakter sebagai sebuah tim.
Maarten Paes Kembali Disorot di Belanda, Ajax Amsterdam Dinilai Salah Rekrut
“Dan setelah skor 2-1, kami tidak menunjukkan apa pun bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan,” ujar dia.
Maarten Paes Blak-blakan soal Filosofi Kariernya di Ajax
Meski mengkritik performa tim, Maarten Paes memilih melakukan introspeksi. Dia tidak ingin langsung menyalahkan pemain lain setelah kekalahan tersebut.
“Namun, saya melihat diri saya sendiri terlebih dahulu. Saya bukan tipe orang yang suka menyalahkan orang lain; saya sudah dewasa, jadi saya bertanggung jawab, tetapi saya pikir kalian semua melihat kami saling mengecewakan pada akhirnya,” kata dia.
Maarten Paes Dihantam Kritik Pedas meski Bawa Ajax Clean Sheet
Paes juga menilai Ajax membutuhkan rasa kebersamaan yang lebih kuat di lapangan. Menurut dia, sebuah tim harus saling mendukung ketika menghadapi situasi sulit.
“Sebuah tim, orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulit kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua perlu bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” ucap Paes.
Dia menambahkan kemenangan sering membuat hubungan di dalam tim terlihat baik. Namun ujian sebenarnya muncul ketika tim berada dalam tekanan.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulit kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim,” ujar dia.
Kekalahan tersebut membuat Ajax Amsterdam turun ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Belanda 2025-2026. De Godenzonen mengoleksi 44 poin, jumlah yang sama dengan FC Twente di posisi ketiga.
Editor: Abdul Haris