Maarten Paes Dibuang? Calon Pelatih Baru Ajax Tak Suka Kiper yang Kakinya Lemah
AMSTERDAM, iNews.id - Nama Maarten Paes ikut menjadi sorotan setelah Ajax Amsterdam dikabarkan mencapai kesepakatan dengan pelatih Girona, Míchel. Gaya bermain sang pelatih asal Spanyol disebut bisa menjadi ancaman bagi kiper Timnas Indonesia tersebut.
Kabar kesepakatan Ajax dengan Míchel pertama kali diungkap kolumnis Het Parool, Henk Spaan. Dia menyebut pelatih berusia 50 tahun itu sudah menyetujui kerja sama dengan klub asal Amsterdam sejak pekan lalu.
“Saya menerima telepon pada Jumat malam. Ringkasannya: Michel mencapai kesepakatan dengan Ajax seminggu yang lalu,” tulis Spaan dalam kolomnya di Het Parool dikutip dari Voetbal Primeur.
Meski belum dapat dipastikan sepenuhnya, rumor tersebut langsung memancing perhatian publik Belanda. Tidak hanya soal masa depan Ajax, nama Maarten Paes juga ikut terseret dalam pembahasan.
Maarten Paes Terancam Ditendang, Ajax Bergerak Cari Kiper Baru
Spaan mengungkap Míchel memiliki filosofi permainan yang sangat mengandalkan kiper modern. Pelatih Girona itu dikenal menyukai penjaga gawang yang nyaman memainkan bola menggunakan kaki untuk membangun serangan dari belakang.
Hal itu membuat Spaan langsung menyinggung nama Maarten Paes. Menurut dia, karakter permainan sang kiper belum tentu cocok dengan kebutuhan Míchel.
Maarten Paes Lolos Skandal Paspor di Eredivisie, Ajax Jadi Penyelamat
“Saya langsung teringat kiper yang bermain menggunakan kaki dan mencoret nama Paes, dengan segala hormat,” tulis Spaan.
Komentar tersebut memicu spekulasi soal peluang Maarten Paes jika benar-benar bergabung dengan Ajax. Apalagi, gaya bermain Míchel selama ini dikenal sangat detail dalam distribusi bola dari lini belakang.
Maarten Paes Jadi Kiper Terbaik PSSI Awards 2026, Responsnya Bikin Salut
Míchel memang mempunyai reputasi bagus dalam membangun tim dengan pola permainan progresif. Saat melatih Girona, dia berhasil membawa klub tersebut tampil mengejutkan di La Liga.
Pada musim 2023/2024, Girona sukses finis di posisi ketiga klasemen La Liga di bawah arahan Míchel. Prestasi itu dianggap luar biasa mengingat Girona bukan tim unggulan di Spanyol.
Tampil Gemilang di Ajax, Maarten Paes Kirim Sinyal Bahaya untuk Emil Audero
Tidak hanya itu, Míchel juga sukses membawa Girona promosi ke La Liga dua tahun sebelumnya. Sebelum menangani Girona, dia lebih dulu membawa Rayo Vallecano dan Huesca promosi ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Saat ini, kontrak Míchel bersama Girona memang segera berakhir. Situasi itu membuat peluang kepindahannya ke Ajax semakin terbuka lebar pada musim panas mendatang.
Jika resmi menangani Ajax, Míchel diperkirakan bakal melakukan perubahan besar dalam skuad. Posisi penjaga gawang pun diyakini menjadi salah satu sektor penting dalam proyek permainan sang pelatih.
Editor: Reynaldi Hermawan