Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thibaut Courtois Prediksi Real Madrid Jumpa Man City di 16 Besar Liga Champions
Advertisement . Scroll to see content

Locatelli Nyaris Menangis, Juventus Gagal Comeback Lawan Galatasaray

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:00:00 WIB
Locatelli Nyaris Menangis, Juventus Gagal Comeback Lawan Galatasaray
Manuel Locatelli hampir menangis setelah Juventus tersingkir dramatis dari Galatasaray dengan agregat 7-5 meski tampil heroik dengan 10 pemain. (Foto: IG/Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

TURIN, iNews.idManuel Locatelli mengaku hampir menangis setelah Juventus gagal menuntaskan comeback sensasional dan tersingkir dari Galatasaray di babak playoff Liga Champions usai drama perpanjangan waktu.

Misi Juventus terbilang nyaris mustahil sejak awal. Kekalahan 2-5 pada leg pertama di Istanbul membuat mereka butuh keajaiban di Allianz Juventus Stadium. Harapan sempat menyala ketika Locatelli mencetak gol lewat penalti dan membawa Si Nyonya Tua unggul 1-0 pada leg kedua.

Situasi berubah drastis pada menit ke-48. Lloyd Kelly menerima kartu merah saat Juventus masih memimpin. Bermain dengan 10 orang membuat tekanan semakin berat, terlebih agregat masih tertinggal.

Meski dalam kondisi timpang, Juventus menunjukkan perlawanan sengit. Gol Federico Gatti dan Weston McKennie memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Edon Zhegrova bahkan memiliki peluang besar untuk memastikan kemenangan dramatis.

Namun keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Galatasaray. Dua gol telat dari Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz memastikan kemenangan wakil Turki tersebut. Galatasaray melaju ke babak 16 besar dengan agregat 7-5.

Locatelli: Kami Berikan Segalanya

Di tengah kekecewaan, para pendukung di Allianz Juventus Stadium tetap memberikan aplaus untuk perjuangan tim yang bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam. Atmosfer stadion menjadi salah satu sorotan malam itu.

“Saya jujur merasa seperti ingin menangis, kami benar-benar percaya,” ujar Locatelli kepada Amazon Prime Video Italia.

“Kami memberikan hati dan jiwa kami untuk pertandingan ini, bahkan lebih dari itu. Sebuah insiden membuat semuanya lebih rumit di leg pertama, tapi hari ini saya ingin berterima kasih kepada semua orang dari lubuk hati terdalam," ucapnya.

“Suasana di stadion luar biasa, ini adalah malam-malam yang akan selalu diingat. Kami menyerap energi dari mereka yang kami butuhkan," tuturnya.

Juventus sebelumnya kerap dikritik kurang memiliki semangat juang musim ini. Penampilan melawan Galatasaray membantah anggapan tersebut meski hasil akhir tidak berpihak.

“Kami memberikan hati dan jiwa kami. Saya selalu meminta para pemain melakukan itu, dan malam ini kami benar-benar melakukannya, jadi inilah yang harus kami bawa ke depan,” lanjut dia.

“Ini adalah Juventus yang ingin kami lihat, dan yang harus selalu kami jadi. Kami harus selalu mencoba bermain di level ini. Kami berada di jalur yang benar dan tidak boleh kehilangan keyakinan," ucapnya.

Beberapa peluang emas memang terbuang, termasuk momen ketika Khephren Thuram terlihat menangis di tepi lapangan setelah gol McKennie menyamakan agregat. Locatelli tetap menilai rekan-rekannya pantas mendapat apresiasi.

“Saya pikir kami hanya bisa memuji para pemain malam ini atas usaha mereka, kesalahan bisa saja terjadi. Sekarang kami punya pertandingan penting lainnya melawan Roma dan harus fokus ke sana.”

Kegagalan ini menutup perjalanan Juventus di Liga Champions musim ini. Fokus mereka kini beralih ke laga domestik menghadapi Roma sambil menjaga konsistensi performa seperti yang ditunjukkan dalam laga penuh emosi tersebut.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut