Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jayden Adams Meninggal usai Piala Dunia 2026, Unggahan Sang Kekasih Bikin Mewek
Advertisement . Scroll to see content

Lionel Messi Dilarang Bela Timnas Argentina Seumur Hidup, Aturan Baru AFA Bikin Geger

Senin, 13 Juli 2026 - 08:42:00 WIB
Lionel Messi Dilarang Bela Timnas Argentina Seumur Hidup, Aturan Baru AFA Bikin Geger
Aturan baru AFA ternyata bisa membuat Lionel Messi dilarang membela Timnas Argentina jika diterapkan sejak awal kariernya. (Foto: FIFA)
Advertisement . Scroll to see content

BUENOS AIRES, iNews.id Lionel Messi ternyata bisa saja tidak pernah membela Timnas Argentina jika aturan baru Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sudah berlaku sejak awal kariernya. Regulasi tersebut melarang pemain memperkuat tim nasional apabila pindah ke luar negeri tanpa lebih dulu menandatangani kontrak profesional dengan klub di Argentina.

Aturan tersebut menjadi sorotan saat Argentina sukses melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. La Albiceleste memastikan tiket ke empat besar setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak tambahan waktu dan akan menghadapi Inggris di Atlanta.

Argentina kini memburu gelar Piala Dunia keempat. Messi kembali menjadi tumpuan utama tim dengan koleksi delapan gol pada edisi kali ini. Turnamen tersebut juga menjadi penampilan keenamnya di Piala Dunia, sekaligus memperpanjang rekor sebagai salah satu pemain dengan penampilan terbanyak di ajang itu.

Messi menjalani Piala Dunia pertamanya 20 tahun lalu. Sepanjang kariernya di kompetisi paling bergengsi tersebut, dia telah mencetak rekor 21 gol untuk Argentina.

Namun, seluruh catatan itu berpotensi tidak pernah tercipta apabila regulasi terbaru AFA sudah diterapkan ketika Messi masih berusia muda.

Aturan Baru AFA Lindungi Klub Argentina

AFA mengumumkan kebijakan baru tersebut pada Februari. Regulasi itu melarang pemain dipanggil ke tim nasional jika hengkang ke luar negeri tanpa menandatangani kontrak profesional dengan klub asal Argentina.

Kebijakan tersebut dibuat untuk melindungi klub-klub Argentina yang membina pemain muda. Di negara tersebut, pemain sudah diperbolehkan menandatangani kontrak profesional saat berusia 16 tahun.

AFA menjelaskan aturan tersebut lahir setelah muncul beberapa kasus yang memanfaatkan aturan patria potestad atau hak perwalian orang tua.

Dalam kondisi tersebut, orang tua memiliki kewenangan penuh terhadap kontrak profesional pertama sang pemain. Akibatnya, klub yang membina pemain hanya menerima biaya pembinaan, bukan nilai transfer.

Direktur Tim Nasional Junior AFA, Javier Méndez Cartier, menegaskan organisasi ingin melindungi kepentingan klub pembina.

"Atas keputusan Presiden kami dan Komite Eksekutif, kepengurusan AFA selalu berupaya melindungi kepentingan klub-klub yang mengembangkan pemain. Siapa pun yang tidak memahami hal ini dan memilih menggunakan hak orang tua untuk pindah ke luar negeri tidak akan dipanggil ke tim nasional kelompok usia mana pun."

Messi hingga Emiliano Martinez Terdampak

Kebijakan tersebut disetujui secara bulat oleh AFA. Jika diterapkan sejak dahulu, Messi menjadi salah satu pemain yang paling terdampak.

Messi mengawali pembinaan sepak bolanya di akademi Newell's Old Boys di Rosario sebelum pindah ke akademi La Masia milik Barcelona pada usia 13 tahun.

Karena dia berangkat ke Spanyol tanpa menandatangani kontrak profesional di Argentina, dia tidak akan memenuhi syarat membela tim nasional apabila aturan itu sudah berlaku.

Situasi serupa juga berlaku bagi kiper Emiliano Martinez. Dia meninggalkan akademi Independiente untuk bergabung dengan Arsenal pada 2010 tanpa lebih dulu menandatangani kontrak profesional di Argentina.

Giuliano Simeone juga masuk dalam kategori tersebut. Putra pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, pindah ke klub sang ayah pada 2019 setelah menimba ilmu di akademi River Plate tanpa memiliki kontrak profesional di negaranya.

Menurut TyC Sports, perpindahan gelandang berusia 16 tahun Lucas Scarlato dari River Plate ke klub Serie A, Parma, tanpa kontrak profesional di Argentina menjadi pemicu utama AFA menerapkan regulasi baru tersebut.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut