Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persib Diguyur Bonus Rp1 Miliar dari Gubernur Dedi Mulyadi, Sumber Dananya Bikin Penasaran
Advertisement . Scroll to see content

Liga Indonesia Dibekukan, Pemain Banting Setir, Mulai Jualan Kue hingga Jadi Satpam

Rabu, 11 November 2020 - 16:15:00 WIB
Liga Indonesia Dibekukan, Pemain Banting Setir, Mulai Jualan Kue hingga Jadi Satpam
Pemain Borneo FC Andri Muliadi bersama istri kini berjualan kopi lewat online untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saat kompetisi dibekukan. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPandemi Covid-19 benar-benar memukul para pelaku sepak bola di Indonesia. Bagaimana tidak, pembekuan kompetisi yang tak jelas ujung pangkalnya, hingga pemotongan gaji besar-besaran membuat praktisi olahraga sepak-menyepak ini mendadak jadi pengangguran.

Mau tak mau, untuk menyambung hidup, mereka harus menekuni profesi lain, mulai dari penjual makanan atau minuman, petugas keamanan, dan lain sebagainya.

Sejak Maret lalu, PSSI memutuskan untuk menghentikan Liga Indonesia, bukan hanya Liga 1, strata di bawahnya juga ikut vakum. Berulang kali ada usaha federasi untuk kembali melanjutkan kompetisi, namun selalu gagal karena tak dapat izin kepolisian.

Liga diperkirakan baru bisa mulai awal tahun depan. Padahal, banyak liga di seluruh dunia sudah memutar kembali roda kompetisi, tentu dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Sontak, kondisi ini membuat sempoyongan para pelaku olahraga ini, baik itu pemain, pelatih, ofisial, wasit dan lainnya. Terlebih, PSSI menghalalkan klub melakukan pemotongan gaji hingga 75 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut