Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Federico Valverde usai Borong 3 Gol ke Gawang Man City: Seperti Mimpi!
Advertisement . Scroll to see content

Liam Rosenior Blak-blakan usai Chelsea Dipermalukan PSG di Paris

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:32:00 WIB
Liam Rosenior Blak-blakan usai Chelsea Dipermalukan PSG di Paris
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (Foto: UEFA)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, berbicara blak-blakan setelah armadanya dipermalukan Paris Saint-Germain (PSG) 2-5 pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2025-2026 di Parc des Princes, Rabu (12/3/2026) dini hari WIB.

Chelsea sempat tampil kompetitif sebelum akhirnya kehilangan kendali pertandingan. Dalam 20 menit terakhir, The Blues kebobolan tiga gol tambahan yang membuat mereka pulang dari Paris dengan defisit besar.

Gol ketiga PSG lahir dari kesalahan kiper Chelsea Filip Jorgensen. Dia mencoba membangun serangan dari area sendiri, tetapi bola berhasil direbut lawan sebelum Vitinha mencetak gol lewat tembakan lob.

Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah gol itu, PSG menambah dua gol lagi sehingga Chelsea harus menerima kekalahan dengan selisih tiga gol.

Liam Rosenior mengakui timnya melakukan kesalahan pada gol tersebut. Dia juga menilai Chelsea tidak mampu merespons situasi sulit dengan baik.

“Kami membuat kesalahan pada gol ketiga dan kami tidak merespons dengan baik terhadap situasi tersebut. Kami tidak tetap tenang,” kata Liam Rosenior setelah pertandingan, dikutip dari Independent.


Liam Rosenior Ambil Tanggung Jawab

Liam Rosenior menegaskan pendekatan permainan Chelsea memiliki risiko. Dia menjelaskan keputusan memainkan bola dari belakang merupakan bagian dari rencana tim.

“Ada risiko dalam cara bermain apa pun. Anda bisa bermain langsung atau membangun serangan dari belakang, itu risiko yang kami ambil,” ujar Liam Rosenior.

Pelatih Chelsea tersebut juga menegaskan dirinya bertanggung jawab atas cara bermain yang diterapkan kepada tim.

“Saya bertanggung jawab. Saya meminta tim bermain dengan cara tertentu,” kata dia.

Liam Rosenior menilai kesalahan tersebut bukan satu-satunya penyebab kekalahan Chelsea. Menurut dia, timnya mampu mengontrol permainan dalam beberapa fase pertandingan.

“Sangat disayangkan karena dari fase pembangunan serangan itu kami mengontrol permainan lebih baik dibanding banyak tim yang datang ke sini. Mereka memiliki expected goals 0,8 tetapi mencetak lima gol, dan itu sulit diterima,” ujarnya.

Chelsea memang mengalami masalah di posisi penjaga gawang musim ini. Filip Jorgensen dan Robert Sanchez masih bersaing memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang Stamford Bridge.

Meski kesalahan Jorgensen terjadi dalam pertandingan tersebut, Liam Rosenior menegaskan tim tidak menyalahkan pemain secara individu.

“Kami tidak menyalahkan kesalahan dan kami tidak membuat kesalahan yang sama dua kali,” tutur dia.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea menghadapi tugas berat pada leg kedua. The Blues harus mengejar defisit tiga gol saat menjamu PSG di Stamford Bridge pada Selasa (17/3/2026).

Sebelum pertandingan tersebut, Chelsea lebih dulu menjalani laga kandang melawan Newcastle United pada akhir pekan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut