Lamine Yamal Sambut Julian Alvarez ke Barcelona, Pintu Camp Nou Terbuka Lebar!
LOS ANGELES, iNews.id – Lamine Yamal secara terang-terangan menyatakan kesiapan Barcelona menyambut Julian Alvarez pada musim depan, sinyal yang langsung memanaskan saga transfer dan memicu ketegangan dengan Atletico Madrid.
Penyerang sayap berusia 18 tahun itu menyebut Barcelona akan menerima Alvarez “dengan tangan terbuka”. Pernyataan ini muncul saat rumor kepindahan sang striker Argentina makin kencang dan menarik minat banyak raksasa Eropa.
Sikap Barcelona sebelumnya sudah membuat Atletico bereaksi keras. CEO klub, Miguel Angel Marin, menuding pendekatan Blaugrana tidak menghormati Atletico. Situasi kian panas setelah Alvarez mengonfirmasi keinginannya meninggalkan Atletico, meski dia belum menyebut tujuan favorit.
Sumber menyebut Alvarez condong ke Barcelona. Minat lain datang dari Paris Saint-Germain, Arsenal, dan Real Madrid. Real Madrid bahkan sudah mengajukan penawaran 150 juta euro yang ditolak Atletico, setara sekitar Rp3,07 triliun.
“Aku tidak terlalu memikirkannya, tetapi aku akan sangat senang, karena dia pemain hebat,” ujar Yamal kepada Cadena SER.
“Jika dia datang, kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka. Jika aku berada di posisinya, aku akan melakukannya. Kami akan menunggunya jika dia ingin datang. Lakukan saja.”
Di luar isu transfer, Yamal sedang menjalani Piala Dunia pertamanya bersama Spanyol. Skuad terbang dari Chattanooga menuju Los Angeles pada Selasa untuk persiapan laga babak 32 besar melawan Austria.
Kondisi Yamal sempat dipantau ketat jelang turnamen akibat cedera. Pelatih Luis de la Fuente memilih memasukkan dia bertahap sepanjang fase grup, pendekatan yang kini berbuah kepercayaan diri.
“Aku sedang belajar,” kata Yamal.
“Sepak bola internasional berbeda dari sepak bola klub. Aku mendapatkan pengalaman dan memahami cara menghadapi pemulihan cedera. Sekarang aku merasa sangat baik dan menantikan hari Kamis.”
Spanyol mengawali turnamen dengan hasil imbang 0-0 melawan Cape Verde, lalu menang telak 4-0 atas Arab Saudi dan 1-0 kontra Uruguay. Rangkaian hasil itu mengantar La Roja finis sebagai juara grup.
Yamal menilai ekspektasi publik belum sepenuhnya terbayar.
“Semua orang berharap kami tampil lebih baik, tetapi kami menghadapi tipe lawan berbeda dan tidak satu pun dari Eropa,” ujarnya.
Editor: Reynaldi Hermawan