Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Shin Tae-yong Senang Disambut Suporter Timnas di Depan Hotel, Janji Berjuang Lebih Keras
Advertisement . Scroll to see content

Laga Final Paling Mengejutkan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia, Prancis dan Italia 2 Kali Bikin Drama

Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:36:00 WIB
Laga Final Paling Mengejutkan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia, Prancis dan Italia 2 Kali Bikin Drama
Laga Final Paling Mengejutkan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia, AC Milan vs LIverpool 2005 (Foto: Liverpool FC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ada sejumlah laga final paling mengejutkan pada sejarah sepak bola dunia. Laga tersebut tersaji dalam tingkatan level pertandingan klub maupun tim nasional.

Final di ajang apapun memang menjadi partai yang menegangkan. Laga final biasanya berlangsung panas karena menjadi penentuan siapa yang pantas menjadi juara. 

Berikut ini pertandingan final yang memiliki cerita yang mengejutkan, mendebarkan, dan tak terlupakan.

Laga Final Paling Mengejutkan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia:

1. Final Liga Champions 2005: AC Milan vs Liverpool

Laga final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dengan AC Milan pada 25 Mei 2005, menjadi pertandingan penentuan yang tak terlupakan bagi kedua klub.

Final yang digelar di Atatürk Olympic Stadium, Turki ini dijuluki sebagai Miracle of Istanbul. Hal itu lantaran kemenangan epik Liverpool atas AC Milan yang saat itu sangat diunggulkan.

Liverpool berhasil menang secara dramatis melalui adu penalti. Padahal, The Reds sempat tertinggal dengan skor 0-3 sampai turun minum. 

Babak kedua, AC Milan kehilangan tajinya hingga Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan penalti Xabi Alonso berhasil menyamakan kedudukan hingga pertandingan harus dilanjutkan dengan penalti.

Yang lebih dramatis, Liverpool benar-benar bisa membuat mental Rossoneri runtuh. Pasalnya, tiga dari lima algojo AC Milan gagal memasukkan bola ke gawang Liverpool. Hal itu membuat Liverpool menang dengan kedudukan tipis 3-2 atas Milan.

2. Final Liga Champions 2014: Real Madrid vs Atletico Madrid 

Pertandingan final Liga Champions tahun 2014 menjadi laga yang tidak terlupakan. Final tersebut mempertemukan dua klub asal Ibukota Spanyol, Real Madrid dan Atletico Madrid.

Laga ini adalah derby Madrid pertama di gelaran final kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Atletico sempat tampil mengejutkan ejak awal babak pertama.

Atletico yang agresif sekaligus defensif mampu unggul pada menit ke-36 lewat tandukan maut dari Diego Godin. Kesempatan Atletico meraih trofi yang sudah berada di depan mata akhirnya runtuh ketika injury time. 

Sergio Ramos yang berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulannya di menit-menit akhir berhasil membuat Real Madrid aman.

Memasuki babak extra time, mental Atletico benar-benar drop. Siapa sangka, Real Madrid berhasil menyarangkan 3 gol ke gawang Atletico di babak perpanjangan. 

Bale mencetak gol di menit ke 110, Marcelo di menit ke-118, dan penalti Ronaldo menit ke-120. Real Madrid praktis menjuarai Liga Champions dengan skor meyakinkan 4-1 atas Atletico. Final menyedihkan bagi Atletico tersebut merupakan laga yang sangat tak terlupakan bahkan dalam sejarah sepak bola.

3. Final Euro  2000: Italia vs Prancis

Setelah menjadi juara Piala Dunia 1998, Prancis melakoni laga mendebarkan saat bersua dengan Italia di final Euro 2000.

Laga paling bergengsi di level negara-negara Eropa itu berakhir dengan kemenangan comeback Prancis atas Italia dengan skor 2-1.

Azzurri sempat memimpin 1-0 berkat gol menit ke-54 yang dilesatkan oleh striker Marco Delvecchio. Italia berhasil mempertahankan kedudukan tersebut hingga menit-menit terakhir sebelum akhirnya petaka datang.

Para pemain Italia saat itu telah siap di pinggir lapangan dan bergegas masuk ke lapangan untuk segera merayakan kemenangan. Sayangnya, Sylvain Wiltord berhasil menghancurkan harapan Italia dengan gol yang dicetak pada pada menit ke-93.

Gol ke gawang Francesco Toldo terpaksa membuat pertandingan harus memasuki perpanjangan waktu.Prancis kemudian berhasil mengklaim trofi kemenangan setelah David Trezeguet melepaskan tendangan voli yang luar biasa pada menit 103. Harapan Italia yang sudah di depan mata harus pupus secara dramatis.

4. Final Euro 2004: Portugal vs Yunani

Salah satu partai final paling membekas di gelaran Euro adalah laga akhir yang mempertemukan Portugal dan Yunani tahun 2004. Pertandingan tersebut digelar pada 4 Juli 2004 di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal.

Hal itu jelas membuat sebagian besar pihak mengunggulkan Portugal sebagai tim kuat sekaligus tuan rumah. Kendati demikian, pertandingan tersebut sama sekali di luar ekspektasi.

Bagaimana tidak, Yunani mampu memberikan perlawanan yang luar biasa bagi tuan rumah. Hasilnya,  Angelos Charisteas mencetak satu-satunya gol untuk Yunani di menit ke-57 dan memastikan kemenangan pertamanya di Euro. Hasil tersebut tidak pernah terlupakan bagi Yunani maupun Portugal yang kalah di kandang sendiri oleh tim yang bukan unggulan.

5. Piala Dunia 2006: Italia vs Prancis

Dunia sepak bola tidak akan lupa dengan partai final Piala Dunia 2006 yang mempertemukan Timnas Italia dan Timnas Prancis. Pertandingan ini menyisakan banyak cerita dramatis sekaligus menegangkan. 

Salah satu hal paling monumental pada laga itu aksi kontroversial kapten Prancis, Zinedine Zidane yang mendapat kartu merah.

Zidane terpaksa diusir wasit keluar dari lapangan karena terprovokasi bek Italia, Marco Materazzi. Zidane diduga tak terima dengan perkataan Materazzi hingga langsung memberikannya tandukan maut yang membuat Materazzi tersungkur.

Setelah kejadian tersebut, laga kian panas hingga skor berakhir imbang sama kuat 1-1 sampai 120 menit. Italia akhirnya berhasil keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Prancis lewat drama adu penalti yang menegangkan dengan skor 5-3.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut