Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arsene Wenger Sebut 1 Tim Bisa Jegal Prancis Juara Piala Dunia 2026, Bukan Argentina Apalagi Maroko
Advertisement . Scroll to see content

Kutukan Ranking 1 FIFA Menghantui: Argentina Selamat, Prancis Korban Piala Dunia 2026?

Kamis, 09 Juli 2026 - 14:32:00 WIB
Kutukan Ranking 1 FIFA Menghantui: Argentina Selamat, Prancis Korban Piala Dunia 2026?
Kutukan ranking 1 FIFA kembali menjadi sorotan setelah Prancis menggusur Argentina (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id – Kutukan ranking 1 FIFA kembali menjadi sorotan setelah Prancis merebut posisi teratas dari Argentina di tengah bergulirnya Piala Dunia 2026. Pergeseran peringkat tersebut memunculkan pertanyaan besar, apakah Les Bleus justru sedang menuju nasib buruk yang selama puluhan tahun menghantui tim penghuni ranking pertama dunia?

Prancis mengambil alih posisi puncak ranking FIFA setelah mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pada sistem ranking FIFA yang kini menggunakan pembaruan secara realtime, Les Bleus mengumpulkan 1.925,86 poin.

Argentina harus turun ke posisi kedua meski meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir pada fase yang sama. La Albiceleste kini mengoleksi 1.925,15 poin atau hanya terpaut 0,71 poin dari Prancis.

Lionel Messi memecahkan rekor Diego Maradona sebagai pemberi assist terbanyak Argentina di Piala Dunia (Foto: FIFA)

Selisih yang sangat tipis membuat Argentina masih memiliki peluang merebut kembali posisi nomor satu FIFA sepanjang sisa pertandingan Piala Dunia 2026. Namun, perubahan tersebut justru memunculkan statistik unik yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade.

Media Argentina, TyC Sports, mengungkap fakta menarik. Sejak ranking FIFA pertama kali diperkenalkan pada 1992, belum pernah ada tim yang berstatus sebagai penghuni peringkat pertama dunia saat Piala Dunia berlangsung berhasil mengangkat trofi juara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut