Konyol Banget! Viral Neymar Ngamuk usai Salah Pergantian Pemain
SAO PAULO, iNews.id - Neymar menjadi sorotan setelah insiden kesalahan substitusi yang terjadi saat Santos menghadapi Coritiba dalam lanjutan Serie A Brasil. Momen tersebut berubah menjadi drama panas di pinggir lapangan yang memicu kemarahan sang kapten.
Neymar ditarik keluar pada menit ke-65 dan digantikan oleh Robinho Junior. Namun keputusan itu ternyata bukan pergantian yang direncanakan oleh tim pelatih Santos.
Sebelum ditarik keluar, Neymar sempat mendapatkan perawatan di sisi lapangan. Situasi itu membuat proses pergantian pemain berjalan dalam kondisi tidak normal.
Kesalahan terjadi saat ofisial keempat mengangkat papan pergantian dengan nomor yang keliru. Hal ini membuat Neymar justru menjadi pemain yang tercantum untuk keluar lapangan.
Begitu menyadari kesalahan tersebut, Neymar langsung bereaksi keras. Dia menghampiri ofisial pertandingan dan meluapkan protes di hadapan staf pelatih Santos.
Puncak kemarahan terjadi ketika Neymar menunjukkan lembar pergantian pemain ke kamera di pinggir lapangan. Dari situ terlihat nama pemain lain yang seharusnya digantikan, bukan dirinya.
Situasi semakin memanas ketika Neymar terus meluapkan emosinya di area teknis. Dia bahkan berteriak di hadapan ofisial pertandingan sebelum akhirnya diganjar kartu kuning oleh wasit.
Insiden ini terjadi di laga terakhir Santos sebelum pelatih Carlo Ancelotti mengumumkan skuad Brasil untuk turnamen besar mendatang. Nama Neymar masih masuk dalam radar pemanggilan.
Ancelotti dijadwalkan mengumumkan daftar 26 pemain pada hari Senin. Neymar disebut masih bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama.
Meski tidak tampil untuk Brasil sejak Oktober 2023, Neymar masih masuk dalam daftar sementara. Situasi ini membuat performanya di Santos menjadi sorotan utama.
Dalam sejarahnya, Neymar sudah tampil di beberapa Piala Dunia dengan catatan delapan gol dari 13 pertandingan. Dia juga menjadi top skor sepanjang masa Brasil dengan 79 gol dari 128 penampilan.
Musim ini, kontribusi Neymar di Santos masih cukup stabil. Dia mencatat enam gol dan empat assist dari 15 pertandingan di semua kompetisi.
Namun performa individu itu belum mampu mengangkat posisi Santos secara signifikan. Klub tersebut masih terjebak di papan bawah klasemen dan hanya unggul tipis dari zona degradasi.
Hasil kekalahan dari Coritiba membuat tekanan semakin besar bagi Santos. Tim-tim di bawah mereka juga masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit, sehingga ancaman degradasi tetap terbuka.
Di sisi lain, Brasil bersiap memulai perjalanan di turnamen besar dengan laga pembuka melawan Maroko. Setelah itu, mereka dijadwalkan menghadapi Haiti dan Skotlandia di fase grup.
Editor: Reynaldi Hermawan