Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Kontroversi Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Omar Artan Ditolak Amerika Serikat

Selasa, 09 Juni 2026 - 15:00:00 WIB
Kontroversi Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Omar Artan Ditolak Amerika Serikat
Wasit Somalia Omar Artan dipastikan gagal memimpin Piala Dunia 2026 setelah dicekal masuk Amerika Serikat meski sudah masuk daftar ofisial FIFA. (Foto: BBC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Wasit Somalia Omar Artan gagal memimpin Piala Dunia 2026 setelah dicekal masuk Amerika Serikat. Padahal dia sudah terpilih sebagai salah satu pengadil pertandingan pada ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Omar Artan sejatinya bersiap mencatat sejarah sebagai wasit asal Somalia pertama yang memimpin laga di putaran final Piala Dunia. Namun, namanya dicoret dari daftar ofisial setelah otoritas imigrasi Amerika Serikat menolak dia masuk saat tiba di Bandara Internasional Miami.

Artan, yang menyabet gelar Wasit Terbaik Pria Afrika versi Konfederasi Sepak Bola Afrika 2025, kini berada di Turki setelah dipulangkan. Hingga kini, pihak imigrasi Amerika Serikat tidak memberikan alasan resmi terkait penolakan tersebut.

Somalia termasuk dalam daftar negara yang terdampak kebijakan pembatasan perjalanan yang diterapkan pada era pemerintahan Donald Trump. Kondisi ini diduga menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan imigrasi.

FIFA Angkat Bicara, Artan Dipastikan Absen

Setelah berkomunikasi dengan otoritas Amerika Serikat, FIFA memastikan Artan tidak bisa menjalankan tugasnya di Piala Dunia 2026.

“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa ofisial pertandingan Omar Abdulkadir Artan tidak dapat mengikuti pelatihan dan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah dia ditolak masuk ke Amerika Serikat,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penilaian visa, dan telah diberi tahu oleh otoritas terkait status Tuan Artan tidak akan berubah untuk saat ini,” lanjut pernyataan tersebut.

“Sejalan dengan penyelenggaraan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah memiliki kewenangan penuh menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negaranya,” tulis FIFA.

Seorang penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia mengonfirmasi kepada BBC terkait penolakan tersebut. Dia menegaskan Artan melakukan perjalanan dengan dokumen yang sah.

Pejabat Kedutaan Besar Somalia di Nairobi juga menyebut Artan memegang paspor diplomatik yang diterbitkan khusus guna mempermudah perjalanan internasionalnya, menyusul kendala visa yang pernah dialami sebelumnya.

Federasi Sepak Bola Somalia langsung mengambil langkah dengan menghubungi FIFA dan meminta klarifikasi mendesak terkait pencoretan Artan dari daftar wasit Piala Dunia 2026.

Berbicara kepada BBC World Service, Andrew Giuliani, yang memimpin Satuan Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, menyampaikan sikap pemerintah Amerika Serikat.

“Saya tidak bisa menjelaskan detail informasi sensitif tersebut, tetapi saya dapat memastikan keputusan bea cukai dan patroli perbatasan sudah tepat dan saya mendukung keputusan itu,” ucapnya.

Artan sebelumnya masuk dalam daftar 52 wasit yang diumumkan FIFA untuk memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada 11 Juni hingga 19 Juli. Dia tercatat menjadi wasit FIFA sejak 2018 dan berpengalaman memimpin pertandingan Piala Afrika.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut