Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Ngamuk Dipicu Ucapan Rasisme
Advertisement . Scroll to see content

Komentar Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir

Senin, 20 April 2026 - 10:00:00 WIB
Komentar Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id - Hasil imbang melawan Vietnam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19/4/2026), menjadi penyebab tersingkirnya Timnas Indonesia U-17 dari Piala AFF U-17 2026. Hasil tersebut tidak cukup untuk mengamankan tiket ke babak semifinal.

Kegagalan ini langsung direspons Kurniawan Dwi Yulianto. Dia menyatakan siap memikul tanggung jawab penuh atas hasil yang tidak sesuai harapan.

"Kami hanya bisa draw dan gagal melaju ke semifinal. Secara pribadi, saya yang bertanggung jawab di tim ini, saya memohon maaf atas hasil yang tidak memuaskan," kata Kurniawan.

Meski kecewa dengan hasil akhir, dia tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain selama pertandingan berlangsung.

"Tapi, saya tetap harus apresiasi perjuangan para pemain. Mereka sudah berjuang dan menjalankan apa yang menjadi planning kami dalam bermain," ujarnya selepas pertandingan.

Hasil ini memastikan Indonesia gagal melangkah lebih jauh. Empat tim yang berhasil ke semifinal adalah Vietnam dan Malaysia dari Grup A, Laos dari Grup B, serta Australia dari Grup C.

Pada babak semifinal, Vietnam dijadwalkan menghadapi Australia. Sementara Laos akan berhadapan dengan Malaysia untuk memperebutkan tiket ke final.

Evaluasi dan Fokus ke Piala Asia

Kurniawan menjelaskan strategi yang diterapkan dalam laga berjalan sesuai rencana. Tim mencoba mengandalkan pola permainan bertahan dan serangan balik.

"Kami memang mencoba untuk bermain defend counter dan hanya memang saat attack kurang maksimal. Ini menjadi evaluasi ke depannya, menghadapi Piala Asia," kata Kurniawan.

Dia menilai penyelesaian akhir menjadi kelemahan utama yang harus segera dibenahi. Peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.

Setelah tersingkir dari Piala AFF, Kurniawan tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Dia harus segera menyiapkan tim menghadapi Piala Asia U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.

Target yang diusung cukup tinggi. Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026, mengikuti capaian sebelumnya.

Situasi ini menuntut Kurniawan untuk bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh. Persiapan matang menjadi kunci agar hasil di level Asia bisa lebih maksimal

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut